Mourinho: Makelele Budak Prancis

Mourinho: Makelele Budak Prancis

- Sepakbola
Senin, 28 Agu 2006 10:40 WIB
Mourinho: Makelele Budak Prancis
London - Terkenal galak dan besar mulut, Jose mourinho tenyata protektif terhadap anak didiknya. Saat Claude Makelele "diteror" Raymond Domenech, Jose mengajukan pembelaan pada sang pemain.Makelele kini memang sedang bermasalah dengan Domenech. Keputusannya untuk pensiun dari timnas pasca Piala Dunia lalu ternyata tak digubris sang pelatih yang tetap memasukkan namanya dalam skuad Les Bleus untuk menghadapi Georgia dan Italia di kualifikasi Piala Eropa 2008.Karena sudah memutuskan pensiun, Makelele lantas menolak ajakan tersebut. Namun Domenech tetap memaksa eks pemain Olympique Marseille, Nantes dan Real Madrid itu untuk kembali berseragam Prancis. Berdasarkan peraturan FIFA, pemain yang menolak pemanggilan negaranya bakal dikenai sanksi larangan bertanding di klubnya, dan Domenech akan menggunakan kententuan tersebut untuk memaksa Makelele main. "Makelele bukan pesepakbola, dia adalah budak. Dia sudah bermain di partai terbesar yang ada, final Piala Dunia, dan sekarang ia ingin pensiun tapi pelatihnya bilang kalau ia tak main untuk Prancis maka ia tak akan main untuk Chelsea," ketus Mourinho seperti diberitakan Skysport, Senin (28/8/2006).Meski kecewa dengan kondisi tersebut namun Mourinho mengaku kalau pihaknya dan kubu Chelsea tak punya kuasa atas kasus tersebut. Apalagi kalau Makelele absen di dua laga tersebut berarti Mourinho bakal tak bisa menurunkan pemain 33 tahun itu di empat laga The blues."Kami tahu peraturannya. Anda adalah budak, Anda tak punya hak asasi manusia. Tapi kami tak punya pilihan lain. Peraturan dan hukumnya semua jelas. Jika Anda tak main di satu laga (Prancis) maka dia akan absen di dua pertandingan (Chelsea), jika ia tak main dua kali maka kami akan menjalani empat pertandingan tanpanya," tambah pria Portugal itu.Saat mengumumkan skuad Prancis Kamis lalu, Domenech mengaku masih membutuhkan tenaga Makele. "Tak masuk akal melihat pemain hebat yang bermain untuk klub hebat tapi tak bermain untuk timnas. Pemain yang menolak panggilan bisa dikenakan larangan dua pertandingan," sahut Domenech saat itu. (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads