Mau Berantas Korupsi? Legalkan Judi
Selasa, 12 Sep 2006 19:04 WIB
Singapura - Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) prihatin dengan makin maraknya korupsi di negara-negara anggotanya. Peter Velappan pun memberikan usulan kontroversial untuk memberantasnya. Velappan menyebut melegalkan judi sebagai caranya. Alasannya mengatakan hal tersebut berdasarkan pengamatannya terhadap judi legal di Singapura. "Kami telah melihat korupsi di sepakbola seperti di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Singapura juga pernah diberitakan begitu tapi mereka selalu terlihat sangat aktif memberantas korupsi di sepakbola," tutur Velappan dalam koran terbitan Singapura, Today. Melegalkan judi menurut orang nomor satu di sepakbola Asia ini sebagai kunci untuk pemberantasan korupsi di negeri tersebut. "AFC sangat puas dengan yang dilakukan Singapura untuk menyingkirkan pengaturan skor. Negara lain memang melakukan tugas mereka tetapi Singapura merupakan panutan dalam hal memberantas korupsi di sepakbola," lanjut Velappan. Kasus korupsi terakhir yang menghantam persepakbolaan Asia adalah dugaan pengaturan skor (match fixing) yang dilakukan oleh Vietnam pada SEA Games ke-23 yang berlangsung di Filipina. Oleh karena itu Velappan pun berniat untuk mengirim wakil sepakbola Vietnam mempelajari praktik judi legal di Singapura. "Itu adalah salah satu cara untuk Vietnam menghapuskan judi ilegal," tukasnya. Judi legal di Singapura sudah dikenal sejak 1968 melalui Singapore Pools. Dan sejak lama operator judi satu-satunya di Negeri Singa itu telah mendukung berbagai kegiatan olahraga di negeri tersebut. Salah satu kontribusinya buat persepakbolaan Singapura adalah mendanai pembangunan National Stadium yang diresmikan tahun 1973. Singapore Pools hingga kini juga masih menjadi sponsor utama Singapore Sports Council. (mel/mel)











































