Sejarah Tak Berpihak ke Bayern

Jelang Inter vs Bayern Munich

Sejarah Tak Berpihak ke Bayern

- Sepakbola
Rabu, 27 Sep 2006 10:48 WIB
Sejarah Tak Berpihak ke Bayern
Jakarta - Walau berstatus jawara Jerman dan termasuk raksasa Eropa namun tak banyak yang mengunggulkan Bayern Munich dalam lawatannya ke Inter Milan. Apalagi sejarah juga tak berpihak ke tim "Bavaria".Soal prestasi di tingkat Eropa Bayern adalah salah satu tim tersukses dengan torehan empat gelar Liga Champions. Namun gemerlap bintang FC Hollywood meredup dalam beberapa musim terakhir.Keberhasilan melangkah ke final dan merengkuh gelar juaranya yang keempat tahun 2001 lalu seakan menjadi penghalang Bayern untuk kembali berjaya di Eropa. Prestasi terbaik mereka setelah tahun itu adalah babak perempat final. Jadi tak mengherankan jika pasukan Felix Magath tidak diunggulkan saat harus bertandang ke San Siro menghadapi Inter Milan. Tapi bukan prestasi terkini dari Bayern yang membuat mereka tak diunggulkan, sejarah pertemuan mereka dengan klub negeri Pizza juga terbilang sangat buruk.Dari 19 laga dengan klub Italia di Liga Champions, Bayern cuma mampu menang dua kali. Kekalahan terakhir mereka terjadi enam bulan lalu saat dibungkam 1-4 oleh AC Milan di babak 16 besar."Kami sadar kami harus berkembang, dan ini akan menjadi pertandingan yang bagus untuk melakukan start," sahut Hasan Salihamidzic mengomentari rekor buruk Bayern atas klub-klub Italia.Tapi bagaimanapun juga, menghadapi Inter di kandang sendiri jelas bukan tugas ringan. Menurut general manajer Uli Hoeness, membawa pulang satu poin sudah berarti kemenangan buat kubunya."Tak ada yang meremehkan kualitas mereka. Bahkan jika kami memiliki Beckenbauer, Breitners and Rummenigges, kami tak berpikir bisa main di Inter dan meraih kemenangan. Jika kami bermain imbang maka itu adalah kemenangan saat kembali ke Munich," ujar Hoeness.Satu hal yang mungkin akan menjadi senjata Bayern adalah tekanan yang justru mengarah ke Inter. Setelah dikalahkan Sporting di laga pertama, pressure pada Nerazzurri diyakini tengah kencang-kencangnya. Apalagi mereka akan bermain di kandang dan dalam posisi diunggulkan."Kami tak diunggulkan di Milan, tapi terkadang tim kami merespon sangat baik dalam kondisi seperti itu. Inter dalam tekanan, dan itu bisa mendatangkan keuntungan buat kami," tegas Oliver Kahn. (din/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads