'Satu Kamar Berdua'
Senin, 09 Okt 2006 10:37 WIB
Stockholm - Sepakbola adalah pemain tim dan untuk membangun semangat tim dibutuhkan pemain-pemain yang saling mengenal pribadi masing-masing. Metode "sekamar berdua' boleh dicoba.Metode yang terkesan "kuno" ini coba diterapkan lagi oleh pelatih tim nasional Brasil, Dunga, berkaca pada kegagalan Tim Samba di Piala Dunia lalu, ketika secara mengejutkan disingkirkan Prancis di babak perempatfinal.Usai turnamen media-media setempat menilai Marcos Cafu dkk kurang memiliki daya juang dan kerja sama tim yang memadai. Hal tersebut dilihat pula oleh Dunga, yang baru dua bulan menggantikan posisi Carlos Alberto Parreira.Diungkapkan Dunga, selama di Jerman setiap pemain Brasil diberi kamar hotel sendiri-sendiri. "Mereka diisolir dalam ruangannya dan chatting di internet," tuturnya dalam situs Federasi Sepakbola Brasil."Saya pikir, mengumpulkan satu pemain dengan pemain lain adalah landasan untuk membentuk sebuah kelompok," sambungnya seperti dilansir YahooSport, Senin (9/10/2006)."Dengan berbagi kamar yang sama, para pemain bisa bertukar ide dan pengalaman. Pendek kata, mereka akan bercakap-cakap sebagaimana layaknya teman."Di tangan Dunga Brasil belum terkalahkan dalam tiga pertandingan. Akhir pekan lalu mereka menundukkan tim seleksi Kuwati 4-0 di Dubai dalam laga persahabatan. Hari Selasa besok mereka akan menjajal Ekuador di Stockholm.Foto: Kaka dan Ronaldinho. Perlu lebih saling mengenal. (AFP) (a2s/mel)











































