Bela Australia, Blatter Dikecam Italia
Senin, 30 Okt 2006 11:40 WIB
Jakarta - Insiden diving di laga 16 besar Piala Dunia 2006 antara Australia versus Italia masih saja mengundang kontroversi. Kali ini melibatkan Presiden FIFA Sepp Blatter.Momen Fabio Grosso dan Lucas Neill di empat menit injury time di Fritz-Walter Stadium, Kaiserslautern, 26 Juni 2006 lalu memang terbilang insiden diving yang membetot banyak perhatian penggila bola. Gara-gara diving Grosso itu Italia mendapat hadiah tendangan penalti yang dieksekusi sukses oleh Francesco Totti. Italia pun unggul 1-0 dan melangkah ke babak perempat final hingga akhirnya menjadi juara dunia.Setelah empat bulan berlalu, insiden itu kembali disinggung Blatter. Tak hanya mengemukakan kembali, Blatter bahkan meminta maaf kepada publik Australia terkait kemenangan Gli Azzurri itu. "Saya meminta maaf kepada para pendukung Australia. Socceroos seharusnya melangkah ke babak perempat final. Bukannya Italia," demikian pernyataan Blatter seperti dilansir Reuters, Senin (30/10/2006).Menurut Blatter, wasit yang memimpin pertandingan tersebut, Luis Medina Cantalejo dari Spanyol tidak berada dalam kondisi yang terbaik. Blatter pun yakin kalau Grosso melakukan diving.Mendengar pernyataan itu, Italia bereaksi keras. "Kami tidak akan menyetujui apa yang telah ia lontarkan. Blatter seharusnya bersikap respek terhadap tim juara (Italia)," ujar legenda sepakbola Italia, Gigi Riva yang yang kini menjabat sebagai Wakil Komisioner FIGC yang juga bertindak sebagai manajer timnas Italia di PD 2006 lalu.Komentar miring dari Blatter sebelumnya juga pernah dikecam Italia. Saat itu Blatter mengatakan kemenangan Italia atas Prancis di babak final PD 2006 lalu lewat adu penalti merupakan satu tragedi.Kontan Blatter dituding membenci Italia, apalagi ia menolak untuk memberikan trofi FIFA World Cup kepada kapten Timnas Italia Fabio Cannavaro pada acara penutupan PD 2006. "Baru kali ini dalam sejarah sepakbola, seorang Presiden FIFA tidak mau memberikan trofi," tandas Riva. (erk/din)











































