Drogba Kecewakan Barca

Liga Champions Grup A

Drogba Kecewakan Barca

- Sepakbola
Rabu, 01 Nov 2006 05:17 WIB
Drogba Kecewakan Barca
Barcelona - Gol Didier Drogba saat injury time membatalkan kemenangan Barcelona atas Chelsea di Nou Camp, Rabu (1/11/2006). Dengan hasil 2-2 peluang The Blues kian terbuka, sebaliknya Barca kini dalam masalah.Tambahan satu poin membuat John Terry cs mengoleksi poin 10 dari empat partai. Skuad besutan Jose Mourinho hanya membutuhkan satu poin saat melawan Levski Sovia guna meloloskan diri ke babak berikut.Sementara Barca yang baru mengoleksi poin lima, dilangkahi Werder Bremen yang sudah mengumpulkan tujuh angka berkat kemenangan atas Levski dengan skor 3-0. Barca harus memenangkan dua pertandingan berikutnya, untuk tetap maju ke babak 16 besar.Hujan kartu kuning di Nou CampSepuluh kartu kuning - enam dan empat masing-masing untuk Chelsea dan Barca - cukup menggambarkan betapa keras dan panas pertandingan yang dipimpin Stefano Faria itu. Di babak pertama saja, total lima kartu kuning dikeluarkan Faria. Memasuki babak kedua, lima kartu kuning lagi keluar dari saku wasit. Frank Lampard, salah satu penerima kartu, akan absen pada pertandingan berikut. Tidak cuma itu di akhir pertandingan terjadi drama yang melibatkan pelatih Barca Frank Rijkaard. Terlepas dari itu pertandingan berlangsung cukup menarik sejak awal pertandingan.Baru tiga menit berlangsung, Deco sudah menggelorakan publik Nou Camp. Gol yang dihasilkannya merupakan peluang pertama yang diperoleh tuan rumah. Gelandang asal Portugal ini melakukannya lewat aksi individu menawan dari luar kotak penalti. Bola melewati dua pemain dan menjebol sisi kiri gawang Hilario. Beberapa menit kemudian Barca nyaris menggandakan kedudukan lewat Xavi. Namun tendangan dari jarak dekatnya masih bisa digagalkan Hilario. Namun setelah itu justru Chelsea yang mampu membuat tekanan-tekanan. Sundulan Michael Essien nyaris menyamakan kedudukan jika tidak ditepis Victor Valdes. Lebih spektakuler lagi adalah penyelamatan Valdes saat menggagalkan peluang Arjen Robben sambil terbang. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum. Chelsea makin meningkatkan tekanannya di babak kedua. Belum lima menit berlangsung Valdes sudah harus bekerja keras menghalau sundulan Robben. Chelsea semestinya sudah menyamakan kedudukan beberapa menit berselang. Lampard mengirim umpan matang kepada Robben. Tapi Robben menyia-nyiakannya karena bola tendangannya masih melesat di atas mistar. Lampard sendiri yang akhirnya menyamakan kedudukan untuk Chelsea menit ke-52. Tak cuma itu gol gelandang timnas Inggris ini sangat berkelas. Menerima umpan dari Michael Essien, Lampard lolos dari jebakan off-side. Sambil berputar, dari sudut sempit ia melepaskan tendangan ke tiang jauh gawang Valdes. Meski terlihat sangat sulit, bola lengkung itu membentur mistar sebelah kiri sebelum masuk ke gawang. Valdes pun hanya bisa kesal. Barca langsung bereaksi atas gol tersebut. Menit ke-58, umpan silang Ronaldinho dengan sempurna diselesaikan Gudjohnsen. Gol eks pemain Chelsea itu sekaligus menjawab kritikan Mourinho yang menyebutnya sebagai 'tukang tipu'.Pemain asal Islandia itu bahkan nyaris menambah keunggulan timnya selang beberapa menit kemudian. Ronaldinho kali ini mengirim umpan cungkil, namun tendangan first time Gudjohnsen masih melesat di atas mistar. Namun itulah aksi terakhirnya di lapangan. Menit ke-77, Gudjohnsen terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera. Posisinya digantikan Ludovic Giuly. Ketinggalan satu gol, Mourinho memutuskan untuk mengintensifkan serangan dengan mengganti gelandang bertahan Khalid Bouhlarouz dengan Joe Cole. Dengan pergantian itu Chelsea memang mampu menciptakan peluang-peluang. Peluang terbaik diperoleh Ballack, namun tendangannya menyambut umpan Salomon Kalou masih melesat di atas mistar. Ketinggalan, ditambah tensi pertandingan yang tinggi, membuat para pemain Chelsea kerap bermain kasar. Terry nyaris berjibaku dengan Deco, setelah ia menendang bola ke arah Deco yang sedang mengerang kesakitan karena sebelumnya dilanggar seorang pemain Chelsea. Ricardo Carvalho juga beruntung tak dikartumerah setelah menendang kemaluan Deco saat berebut bola. Selain itu ada beberapa insiden yang tidak ditindak wasit. Menjelang akhir pertandingan makin memanas. Tapi di saat injury time Chelsea berhasil mencuri gol lewat Drogba. Terry yang naik sampai ke lini pertahanan Barca mengirim umpan lewat sundulan. Rafael Marquez gagal mencegat Drogba, hingga pemain asal Pantai Gading ini dengan mudah menceploskan bola ke gawang Valdes. Dengan demikian sudah dua kali Drogba tampil sebagai pahlawan. Pada leg pertama lalu, ia juga menjadi pencetak gol semata wayang Chelsea yang menang 1-0. Namun tidak sampai situ drama yang terjadi di lapangan. Setelah Farina meniupkan peluit panjang Rijkaard masuk ke lapangan dan mendatangi wasit. Dari gerak-geriknya ia terlihat sangat murka pada wasit asal Italia itu karena suatu hal. Farina tidak cuma diprotes Rijkaard dan para pemain Barca. Saat ia berjalan keluar lapangan, para penonton yang kecewa kompak mengeluarkan siulan panjang. Tim:Barcelona: Valdes, Zambrotta, Marquez, Puyol, Van Bronckhorst, Xavi (Iniesta 83), Motta (Edmilson 57), Deco, Messi, Gudjohnsen (Giuly 77), RonaldinhoChelsea: Hilario, Boulahrouz (Joe Cole 75), Ricardo Carvalho, Terry, Ashley Cole, Essien, Makelele, Ballack (Paulo Ferreira 90), Lampard, Drogba, Robben (Kalou 73)Keterangan foto: Aksi striker Chelsea Didier Drogba saat menjebol gawang Barcelona dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. (AFP/Pedro Armestre) (mel/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads