Isu Suap Coreng Kualifikasi Euro 2008
Jumat, 17 Nov 2006 03:37 WIB
Warsawa - Isu suap kembali menerpa sepakbola Eropa. Bek Polandia Jacek Bak mengaku mendapat tawaran suap untuk membuat negaranya kalah saat menghadapi Belgia di kualifikasi Euro 2008.Dalam lanjutan kualifikasi Euro 2008 yang digelar Kamis (16/11/2006) dinihari WIB, Belgia harus mengakui keunggulan Polandia setelah menyerah 0-1. Sayangnya kekalahan di kandang sendiri itu kemudian berlanjut dengan isu yang kurang mengenakkan.Jacek Bak yang turun memperkuat Polandia di laga tersebut membuat pengakuan ke media Polandia kalau dirinya mendapat tawaran suap. Bek yang kini merumput di Liga Qatar itu mengaku tawaran tersebut diterimanya melalui telepon beberapa saat sebelum pertandingan dimulai."Saya menerima telepon aneh sebelum pertandingan. Seseorang menawari saya suap untuk membuat Polandia kalah saat menghadapi Belgia," ungkap Bak seperti diberitakan Yahoosports, Jumat (17/11/2006).Tak disebutkan berapa banyak uang suap yang ditawarkan pada Bak. Namun sebuah suratkabar terbitan Polandia, Dziennik, menyebut uang sebesar 10 ribu Euro sebagai kompensasi jika Bak "melakukan pelanggaran terhadap pemain Belgia di kotak penalti".Isu sensitif ini langsung memicu reaksi dari UEFA. Otoritas sepakbola Eropa itu bahkan sudah memerintahkan asosiasi sepakbola Polandia (PZPN) untuk melakukan penyelidikan atas kasus tersebut."UEFA sudah meminta pemain untuk memberikan keterangan lengkap atas informasi yang ia berikan ke media masa seusai pertandingan kemarin," begitu bunyi pernyataan remi PZPN dalam situs resminya.Foto: Laga Belgia vs Polandia yang berakhir 1-0 untuk keunggulan Polandia namun diwarnai isu suap terhadap Jacek Bak (AFP/John Thys). (din/ian)











































