Scolari: Queiroz Pembohong

Scolari: Queiroz Pembohong

- Sepakbola
Jumat, 17 Nov 2006 15:50 WIB
Scolari: Queiroz Pembohong
Lisbon - Pelatih Portugal Luis Felipe Scolari mencari musuh. Ia menuding asisten pelatih Manchester United, Carlos Queiroz sebagai pembohong. Terkait Cristiano Ronaldo? MU sempat melarang Ronaldo tampil membela Portugal melawan Kazakhstan dalam lanjutan kualifikasi Euro 2008. Sir Alex Ferguson ketika itu mengkhawatirkan cedera engkel yang diderita Ronaldo saat membela MU melawan Blackburn Rovers akhir pekan lalu. Tetapi bukannya mengikuti anjuran pelatihnya untuk beristirahat Ronaldo bersikeras dimainkan -dan akhirnya bermain bahkan mencetak satu gol pada pertandingan yang berakhir 3-0 untuk Portugal itu. 'Pembangkangan' Ronaldo sendiri belum ditanggapi oleh Fergie. Namun Scolari mengkritik keras perlakuan atas winger andalannya itu. Uniknya, kritiknya ditujukan pada Queiroz bukan Fergie. Scolari menuding Queiroz telah berbohong mengenai kondisi kesehatan Ronaldo. "Dia mengatakan pada publik begitu (Ronaldo cedera) tapi di antara kami saja ia katakan kalau Ronaldo baik-baik saja dan bisa bermain. Dia lakukan itu (bicara berbeda) untuk mempertahankan citranya di mata penggemar MU," ujar Scolari seperti dikutip Guardian. Namun lebih jauh ia menuding mantan pelatih Real Madrid itu punya agenda untuk menyingkirkannya dari jabatan pelatih timnas Portugal. Kecurigaannya memuncak saat ia mendengar bahwa Queiroz menyaksikan pertandingan antara timnas Portugal U-21 melawan Serbia di Figueira da Foz. Meski mantan pelatih timnas Portugal era 1990-1993 itu berdalih dengan mengatakan bahwa ia ada di sana untuk memantau dua orang pemain muda incaran MU -Nani dan Manuel Fernandes- Scolari tak percaya. "Saya tidak mengerti perannya (Queiroz) di sepakbola tapi sepertinya ia sedang mencoba untuk kembali ke timnas Portugal yang sedang saya tangani," tukas pria asal Brasil ini. "Dia ada di sana karena sedang berusaha untuk menjadi kandidat pelatih timnas," tambahnya. Queiroz saat dimintai tanggapannya enggan menanggapi tudingan Scolari soal 'kudeta'. Namun ia mengatakan bahwa adalah bagian dari tugasnya untuk memproteksi para pemain. "Kami punya strategi yang konstan dan sistematis soal berapa banyak pemain yang harus kami periksa dan berikan perhatian," tandasnya. (mel/mel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads