Berkelahi, 11 Pemain Ekuador Diskors
Rabu, 20 Des 2006 12:22 WIB
Quito - Perkelahian antarpemain rupanya tidak hanya mewarnai sepakbola Indonesia. Di Ekuador, perkelahian yang terjadi pada sebuah partai divisi utama itu bahkan "memakan korban" 11 pemain. Perkelahian yang mencoret wajah persepakbolaan Ekuador itu terjadi pada hari terakhir penyelenggaraan Liga Utama Ekuador antara LDU melawan Barcelona, hari Selasa (19/12/2006) kemarin. Diungkapkan Federasi Sepakbola Ekuador (FEF) dalam websitenya, perkelahian massal itu dipicu oleh benturan antara striker LDU yang juga eks striker timnas Ekuador Agustin Delgado dengan bek Barcelona Victor Montoya. Karena menganggap Montoya sengaja mengincar lututnya yang cedera, Delgado pun menjotos Montoya. Namun entah bagaimana insiden itu kemudian meluas dan melibatkan 9 pemain lainnya. Baku hantam yang terjadi bahkan menyebabkan empat pemain Barcelona yakni Leonardo Soledispa, David Garcia, Edwin Tenorio dan Samuel Vanegas cedera. FEF pun langsung bertindak tegas. Hukuman terberat diterima oleh tiga pemain LDU yakni Delgado, Roberto Palacios dan Carlos Espinola yang dijatuhi hukuman skorsing selama satu tahun. "Saya ingin meminta maaf kepada para fans, terutama para remaja dan anak-anak karena kelakuan saya," sesal Delgado seperti dilansir Guardian, Rabu (20/12/2006)."Mereka (pemain Barcelona) memperlakukan saya dengan buruk sepanjang pertandingan. Mereka menendang kaki saya yang sedang cedera padahal mereka tahu. Itulah sebabnya saya bereaksi seperti itu," dalihnya. Tidak cuma itu tiga anggota timnas Ekuador di Piala Dunia 2006 yakni Patricio Urrutia dan Giovanni Espinoza (LDU), serta Edwin Tenorio (Barcelona) juga dihukum berat. Urrutia menerima skorsing empat bulan, sementara Espinoza dan Tenorio dihukum dua bulan. Adapun pemain lain yang menerima hukuman adalah Vanegas, Jairon Zamora dan David Garcia (Barcelona, tiga bulan), Jairo Campos (LDU, enam bulan), serta Sandro Borja (LDU, dua bulan). (mel/lom)











































