Kaleidoskop Sepakbola Detiksport 2006 (Oktober)
Isu Suap Terpa Inggris, Rasis di Jerman
Senin, 25 Des 2006 16:13 WIB
Jakarta - Isu suap seputar transfer pemain di Liga Inggris mulai menyita perhatian. Sementara itu masih maraknya rasisme membuat otoritas sepakbola Jerman mengetatkan sanksi pada suporter dan klub.Di Inggris, sebanyak 362 transaksi yang diduga mengandung penyuspan diselidiki oleh tim investigasi yang diketuai oleh mantan Kepala Kepolisian Metropolitan Lord Stevens. Dari jumlah tersebut, 39 di antaranya dinyatakan bermasalah dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.Kritikan terhadap Andriy Shevchenko semakin terdengar karena kontribusinya yang sangat minim di Chelsea. Kondisi The Blues diperparah dengan cedera yang dialami dua kipernya Petr Cech dan Carlo Cudicini dalam satu pertandingan melawan Reading.Dua pemain baru West Ham asal Argentina Carlos Tevez dan Javier Mascherano diminta meninggalkan klub oleh fans karena tidak memperlihatkan kualitas seperti yang dibutuhkan. Sebaliknya, Wayne Rooney mulai menjawab kritikan dengan mencetak hat-trick pertama musim ini untuk Manchester United. MU perkasa di puncak klasemen dengan memenangi empat pertandingan di bulan Oktober. Berita hangat dari luar lapangan, pemilik Chelsea Roman Abramovich digugat cerai oleh istrinya.Dari Italia, AS Roma memasuki bulan Oktober dengan menduduki klasemen puncak Seri A. Namun kemudian penampilan Giallorossi tidak konsisten, dengan mengalami tiga kegagalan beruntun dari empat pertandingan. Akibatnya posisi puncak klasemen pun berpindah ke Inter.Di Spanyol, pelatih Fabio Capello mengaku salah menuding Fernando Torres sebagai penipu. Komentarnya sempat mendapat reaksi keras dari striker Atletico Madrid itu serta Presiden klub. Namun akhirnya reda setelah permintaan maaf Capello. Saat big match melawan Barcelona, Real berhasil membalas dendam tahun lalu dengan kemenangan 2-0.Sementara itu Zinedine Zidane masih dijagokan sebagai calon Pemain Terbaik Dunia. Sementara dari kualifikasi Euro 2008, Prancis dan Spanyol menelan kekalahan, sedangkan tim-tim unggulan lain menang kecuali Inggris yang ditahan Macedonia tanpa gol.Pada pertandingan midweek (12-13 Oktober), Prancis dan Spanyol mengembalikan citranya. Prancis pesta gol atas Kepulauan Faroe, sementara Spanyol mengalahkan Argentina di partai ujicoba. Nasib tragis dialami Inggris yang takluk dari Kroasia. Daftar peringkat FIFA bulan Oktober, Italia naik ke urutan dua.Di Jerman, berita terhangat bukan soal pertandingan, tetapi isu rasis yang terjadi nyaris di tiap weekend. Bukan hanya otoritas sepakbola yang gerah, pemerintah dan parlemen juga. Akibatnya dirancang undang-undang yang memungkinkan pemberian sanksi keras seperti bertanding tanpa suporter terhadap klub, dan penjara terhadap pelakunya.Di Liga Champions, klub-klub unggulan tampil meyakinkan, kecuali Arsenal yang tumbang di Moscow. Sementara dari sepakbola dalam negeri, Persebaya diizinkan memainkan partai kandangnya di Jawa Timur. Namun "Bajul Ijo" belum menentukan stadion yang akan menjadi markas mereka.Foto: Penyerang klub Schalke asal Jerman, Gerald Asamoah. Jadi korban rasisme di negeri sendiri. (AFP) (lom/a2s)











































