El Barca Butuh Mukjizat

El Barca Butuh Mukjizat

- Sepakbola
Kamis, 22 Feb 2007 18:23 WIB
El Barca Butuh Mukjizat
Barcelona - Frank Rijkaard boleh memakai kalimat "masih ada 90 menit lagi", tapi media-media massa di Spanyol memilih menggunakan kata "mukjizat" untuk kelangsungan hidup Barcelona di Liga Champions.El Barca kalah 1-2 dari Liverpool di leg pertama babak 16 besar Kamis (22/2/2007) dinihari WIB. Itulah kekalahan pertama Carles Puyol dkk di Nou Camp musim ini, yang juga kekalahan kandang pertama dalam empat tahun terakhir penampilan mereka di kompetisi Eropa."Yang masih tersisa tinggal keajaiban," demikian komentar harian olahraga yang berbasis di kota Barcelona, Sport, pada halaman depan edisi terbarunya.Nada pesimistis juga disuarakan koran pesaingnya, El Mundo Deportivo, yang juga menggunakan kata milagro alias miracle. "Sekarang untuk sebuah mukjizat," tulisnya.Suratkabar paling laris di Spanyol, Marca, sedikit mendramatisir kekalahan tersebut dengan mengaitkannya dengan unsur Real Madrid, yang notabene musuh abadi Barca."Seorang Madridista membuat Barca menjadi sederhana", sindir Marca, merujuk pada latar belakang pelatih Liverpool Rafael Benitez yang pernah bermain dan melatih Real Madrid.Selain kemenangan "ajaib" di leg kedua di Anfield dua pekan mendatang, Barca juga dinilai mutlak membutuhkan Samuel Eto'o. Eidur Gudjohsen mulai menurun performanya, Javier Saviola pun berkali-kali membuang peluang pada pertandingan semalam. "Eto'o kini satu-satunya harapan," demikian editorial Sport. Barcelona pernah punya kenangan manis di Anfield. Pada November 2001 mereka mampu mengalahkan Liverpool 3-1 di babak penyisihan grup fase kedua. Mungkinkah mukjizat itu bisa datang lagi? (a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads