Buah Pengorbanan Drogba

Buah Pengorbanan Drogba

- Sepakbola
Jumat, 02 Mar 2007 08:01 WIB
Buah Pengorbanan Drogba
Accara - Setelah tiga kali dinominasikan, barulah Didier Drogba meraih penghargaan Pemain Terbaik Afrika. Bagi striker Chelsea itu, inilah buah dari pengorbanannya.Drogba pertama kali masuk nominasi yakni untuk pemilihan Pemain Terbaik Afrika 2004, bersama Samuel Eto'o dan Austin Jay-Jay Okocha. Namun hanya kekecewaan yang diraihnya, karena Eto'o berhasil mempertahankan gelar.Di tahun berikutnya striker 28 tahun itu kembali jadi nominator, lagi-lagi bersama Eto'o dan Michael Essien. Nasib serupa pun dialaminya, harus melihat Eto'o membuat sejarah sebagai pemain pertama yang tiga kali beruturut-turut menjadi Pemain Terbaik Afrika.Seperti perputaran roda, peruntungan Drogba membaik tahun ini. Sukses Pantai Gading maju ke babak final Piala Afrika dan untuk pertama kali tampil di Piala Dunia 2006, menjadi poin kemenangannya. Apalagi striker Chelsea itu dinobatkan sebagai kapten timnas. Di sisi lain, rivalnya Eto'o tidak terlihat karena kegagalan Kamerun maju ke putaran final.Tidak hanya di tim nasional, bersama Chelsea pun karir Drogba cukup gemilang, dengan membantu The Blues mempertahankan gelar Premiership."Suatu kehormatan yang luar biasa mendapat penghargaan ini. Saya merasakan keriangan yang tidak tergambarkan, dan ini juga adalah buah dari semua pengorbanan yang telah saya lakukan," ujar Drogba usai menerima piala penghargaan seperti dilansir BBC, Jumat (2/3/2007).Wajar jika Drogba sangat menyambut gelar penghargaan tertinggi pesepakbola Afrika yang baru pertama kali diraihnya ini. Jika mengenang tahun lalu, kekecewaan mantan pemain Olympique Marseille itu sulit digambarkan. Bagaimana tidak, selisihnya dengan Eto'o hanya dua suara. Kemenangannya kali ini dengan 79 berbanding 74 suara, terasa lebih meyakinkan. (lom/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads