Tawuran Memalukan di Mestalla

Tawuran Memalukan di Mestalla

- Sepakbola
Rabu, 07 Mar 2007 07:05 WIB
Tawuran Memalukan di Mestalla
Valencia - Sungguh memalukan duel Valencia versus Inter Milan. Tawuran massal yang melibatkan banyak pemain dari kedua kesebelasan menjadi akhir cerita yang buruk di Mestalla.Saat wasit Wolfgang Stark asal Jerman membunyikan peluit panjang, kubu Valencia seharusnya menyambut sukacita. Hasil imbang 0-0 sudah cukup membawa mereka ke babak delapan besar karena mereka unggul gol tandang berkat modal 2-2 dua pekan lalu di San Siro.Namun bek Valencia Carlos Marchena dan defender Nicolas Burdisso saling mengejek saat masih di dalam lapangan. Adu mulut kedua pemain ini berbuntut buruk karena memicu Marchena menendang lawannya itu. Tindakan Marchena tersebut memicu perhatian pemain lainnya yang mencoba melerainya. Meski demikian, bukannya bertambah baik, keadaan justru makin kacau setelah David Navarro berlari dari pinggir lapangan dan tiba-tiba memukul wajah Burdisso. Melihat tindakan tersebut para pemain Inter tidak terima. Julio Cruz dan Ivan Cordoba langsung mengejar Navarro dan sempat mencoba menendangnya. Kapten Javier Zanetti pun naik pitam dan ikut mengejar pemain cadangan itu. Di lapangan, perkelahian masih terjadi dan sulit dielakkan. Zlatan Ibrahimovic tampak berjotosan dengan seorang pemain Valencia. Upaya meredam emosi bomber Swedia itupun sulit dilakukan.Petugas keamanan langsung masuk ke dalam lapangan, begitu juga para ofisial. Namun luapan kemarahan para pemain Inter rupanya cukup sulit dibendung. Kiper Inter Francesco Toldo sempat masuk ke dalam ruang ganti untuk mengejar pemain Valencia.Luis Figo dan Esteban Cambiasso, yang tidak main dan berpakaian necis di bench, juga sempat terlibat perkelahian dan mencoba merangsek ke lorong ruang ganti. Suasana kacau balau yang memakan waktu cukup lama ini akhirnya bisa diredam petugas pengamanan. Media lokal mengabarkan Navarro langsung dibawa keluar dari stadion Mestalla untuk menghindari kejaran para pemain Inter. Sementara Burdisso yang menjadi korban pemukulan oleh Navarro mengalami patah hidung. (key/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads