Koeman Adalah Virus Buruk Klub Inggris

Koeman Adalah Virus Buruk Klub Inggris

- Sepakbola
Kamis, 08 Mar 2007 07:30 WIB
Koeman Adalah Virus Buruk Klub Inggris
London - Manchester United, Chelsea, dan Liverpool boleh berharap tidak bertemu PSV Eindhoven di babak perempatfinal Liga Champions musim ini karena Ronald Komen adalah virus buruk klub-klub Inggris.Koeman, mantan defender tangguh Belanda di era 80 dan 90-an, baru memimpin PSV menjungkalkan Arsenal dengan agregat 2-1. Menang 1-0 di pertemuan pertama, Phillip Cocu dkk menahan The Gunners 1-1 di Emirates Stadium.Asal tahu saja, bukan kali ini saja Koeman menjadi semacam "penyakit" dalam kiprah klub-klub Inggris di Liga Champions. Sudah dua kali sosoknya menjelma sebagai momok buat dua tim asal negeri kerajaan itu.Musim lalu Koeman menukangi klub Portugal Benfica dan menjungkalkan juara bertahan Liverpool di babak 16 besar di Anfield(!). Ia juga pernah menghambat laju Arsenal di musim 200/2003 saat masih melatih Ajax Amsterdam, dengan menahan seri The Gunners di kandang dan tandang.Catatan lain yang berhubungan dengan femomena tersebut, Koeman adalah pencetak gol tunggal kemenangan Barcelona atas Sampdoria di partai final Piala Champions 1992 di stadion kebanggaan Inggris, Wembley. "Saya tidak tahu ada magis apa di Inggris," cetusnya usai laga melawan Arsenal. "Saya pernah melakukannya pada Arsenal bersama Ajax, mengalahkan Liverpool dengan Benfica, dan sekarang. Mungkin saya harus menjadi pelatih di Inggris."Tentang calon lawan PSV di babak berikutnya, pria 43 tahun itu tidak menyebut tiga tim Inggris lain yang masih bertahan, yakni MU, Chelsea dan Liverpool, melainkan AC Milan sebagai incarannya. "Ada beberapa hal dari masa lalu yang membuat saya berpikir ingin membalas Milan," tukasnya. Milan pernah mengalahkan Koeman dan Ajax di musim 2004/2005 lewat gol away di babak semifinal."Bermimpi adalah hal baik, tapi saya ingin kembali ke bumi. Kami punya pertandingan (Liga Belanda) yang mengkhawatirkan melawan Excelsior hari Minggu nanti," pungkasnya sebelum memuji hasil kerja keras anak-anak buahnya, yang membuat PSV lolos ke perempatfinal. (a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads