Jelang Kualifikasi Euro 2008
Aragones: Spanyol Bukan yang Terburuk
Jumat, 23 Mar 2007 11:45 WIB
Madrid - Dibandingkan negara unggulan lain, statistik Spanyol di kualifikasi Euro 2008 bisa dibilang paling buruk. Tapi menurut Luis Aragones banyak negara yang senasib dengan Spanyol.Cuma meraih tiga poin dari tiga pertandingan jelas menunjukkan ada yang tidak beres dalam tubuh tim Spanyol saat ini. Dengan deretan pemain berkualitas dan mengusung nama besar "Tim Matador", posisi lima klasemen sementara grup F jelas sulit diterima.Tapi begitulah faktanya, juara Piala Eropa 1964 itu masih jauh dari permainan terbaiknya. Kemenangan 2-1 atas Argentina dan 1-0 saat bertandang ke Inggris di partai persahabatan mungkin menjadi hasil terbaik Spanyol pasca Piala Dunia 2008. Soalnya pada pertandingan lainnya yang justru berstatus resmi di kualifikasi Euro 2008 mereka terus dipaksa menelan hasil memalukan, kalah mengejutkan 3-2 atas Irlandia Utara dan tumbang 2-0 dari Swedia. Satu-satunya kemenangan diraih atas tim terlemah Liechtenstein (menang 4-0)."Mungkin kami mengalami situasi yang sedikit rumit setelah kalah dari Irlandia Utara. Tapi itu masalah yang sama buat semua negara. Italia juga punya masalah di grupnya, juga Prancis," dalih Aragones seperti diberitakan Eurosport, Jumat (23/3/2007).Posisi Aragones sebenarnya sempat digoyang setelah kegagalan di Jerman 2006 lalu. Namun pelatih yang sudah membesut Spanyol sejak 2004 lalu itu ternyata masih diberi kesempatan meloloskan Iker Casillas cs ke Austria-Swiss tahun depan.Sayangnya usaha Spanyol untuk kembali ke jalur kemenangan dipastikan tidak akan mudah. Meski akan bertanding di kandang di Santiago Bernabeu, mereka kedatangan lawan yang tak bisa dibilang ringan saat Denmark datang bertamu. Duduk di posisi dua klasemen dengan meraih tiga kemenangan dua hasil imbang dan sekali kalah menunjukkan kalau Jon Dahl Tomasson cs tak bisa sembarangan di pandang sebelah mata."Denmark tim yang hebat. Mereka tahu bagaimana seharusnya bermain bola, punya kekuatan fisik dan itu berarti lawan berat Spanyol. Tapi kami punya gaya sendiri, dan menghadapi tim yang memainkan bola panjang atau langsung ke pertahanan itu sama saja buat kami. Pemain kami punya teknik yang bagus, dengan cara itulah kami akan bermain," sambung Aragones menyuarakan sedikit optimismenya.Sepanjang sejarah Piala Eropa, Spanyol sempat dua kali tidak lolos babak kualifikasi yakni di tahun 1972 dan 1992. Sementara prestasi terbaiknya adalah menjadi juara yang diraih tahun 1964 setelah menundukkan Rusia (Uni Soviet) 2-1. (din/mel)











































