McClaren Kecewa Berat
Minggu, 25 Mar 2007 07:00 WIB
Tel Aviv - Hasil imbang tanpa gol saat dijamu Isrel membuat peluang Inggris melaju ke putaran final Euro 2008 memburam. Tak salah jika pelatih Steve McClaren kecewa berat.John Terry cs hanya membawa pulang satu poin saat melawat ke Tel Aviv. Padahal menang menjadi harga mati jika ingin tetap menjaga peluang ke putaran final di Austria dan Swiss tahun depan.Adalah minimnya produktivitas gol penyebab kegagalan Inggris memperoleh poin penuh di Israel. Banyakn peluang yang gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Wayne Rooney cs, yang pada akhirnya berujung pada kekecewaan McClaren."Saya sangat kecewa. Sungguh frustasi melihat kita tampil mendominasi namun tidak bisa mencetak satupun gol," ujarnya seusai pertandingan seperti dilansir Eurosport."Kami memulai pertandingan dengan buruk dan tampil lamban. Kami bisa masuk ke ritme pertandingan dan menciptakan beberapa peluang dan harusnya kami menang," lanjutnya.Kondisi tersebut terbilang cukup ironis. Soalnya produktivitas gol Inggris terbilang sangat minim, yaitu satu dalam lima pertandingan terakhir. Kondisi yang tidak segaris dengan nama besar striker Three Lions seperti Rooney, Andy Johnson dan gelandang yang cukup produktif, Frank Lampard dan Steven Gerrard.Namun apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur. Peluang sebanyak itu tak satupun berujung gol. Mau tak mau McClaren harus mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya, sekaligus mengasah ketajaman lini depannya."Kami akan terus maju. Kami butuh untuk berbicara lagi dan memastikan diri bisa meraih tiga poin penuh Rabu nanti. Masih banyak pertandingan yang akan dilakoni kedepannya," tegas McClaren.Hasil imbang tersebut memang tidak serta merta mengkandaskan kans The Three Lions melaju ke babak berikutnya. Peluang masih tetap terbuka, dengan catatan John Terry cs bisa memenangi tujuh laga tersisa. Pertandingan terdekat yang harus dimenangi adalah saat dijamu Andorra, Rabu (28/3/2007) nanti.Inggris saat ini masih berada di posisi tiga dengan delapan poin, sama dengan perolehan Israel. Posisi puncak masih dihuni Kroasia yang menundukkan Macedonia. Selisih poin dengan Kroasia terpaut lima poin. Rusia menghuni tempat kedua dengan 11 angka setelah menundukkan Estonia 2-0. (ian/krs)











































