Sistem Kualifikasi Euro Dikritik

Sistem Kualifikasi Euro Dikritik

- Sepakbola
Sabtu, 31 Mar 2007 11:33 WIB
Sistem Kualifikasi Euro Dikritik
Liverpool - Agenda pertandingan internasional kembali dikritisi. Dua pelatih terkenal mengeluhkan sistem babak kualifikasi Euro 2008 yang dinilai tidak kompetitif.Manajer Liverpool Rafa Benitez memandang miris adanya pertandingan negara-negara kuat melawan tim-tim gurem karena tidak menarik. Ia mengusulkan format kompetisi mengikuti Liga Champions, di mana tim-tim kecil bertarung dulu di pra-kualifikasi sebelum masuk grup utama."Sebagai seorang manajer yang beberapa pemainnya terlibat (dalam laga Andorra versus Inggris tiga hari lalu), saya sungguh kecewa menyaksikan mereka bermain dalam pertandingan semacam itu," ungkap Benitez dikutip AFP. Pendapat tersebut diamini Arsene Wenger, pelatih Arsenal. Perubahan format kompetisi harus segera dilakukan karena banyak tim lebih memilih tidak kalah dan bermain defensif, ketimbang memperjuangkan kemenangan."Kalau Anda ingin menonton sepakbola yang bagus, maka kedua tim harus berusaha menang. Tapi itu tidak terjadi," tukasnya. "Saya merasa sangat menyesal pada banyak pelatih timnas karena hal ini."Ditambahkan Benitez, pemain-pemain Inggris harus mengambil risiko cedera hanya untuk menghadapi tim seperti Andorra. "Tidak banyak orang menyaksikan partai-partai itu di televisi dan saya tidak memahami situasi ini.""Sebagai manajer sebuah tim kecil, apa bedanya jika mereka kalah 3-0 atau 5-0? Tidak ada. Kalau Anda bisa kalah 13-0 seperti San Marino dari Jerman (bulan September lalu), kenapa hal itu jadi masalah?" imbuhnya.Foto: David Nugent dalam laga Inggris vs Andorra. (AFP/Paul Ellis) (a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads