Jelang Milan vs Bayern
Statistik Berpihak ke Milan
Senin, 02 Apr 2007 10:42 WIB
Jakarta - Liga Champions akan jadi satu-satunya ajang yang masih mungkin diraih AC Milan musim ini. Tentu tidak mudah karena rintangan terdekat mereka bernama Bayern Munich.Di kompetisi domestik, harapan Milan jadi juara sudah nihil. Di Coppa Italia, Paolo Maldini cs sudah tersingkir, sedangkan di tiket Liga Champions musim depan dari jalur Seri A juga belum bisa dipesan. Untuk itu, ajang Liga Champions menjadi satu-satunya harapan mengoleksi tropi. "Ini adalah momen di mana kita harus menunjukkan kemampuan terbaik kita. Kita harus menaikkan level permainan kita dibanding sebelumnya," tegas kapten Maldini dilansir Yahoosports.Ditilik dari penampilan Milan dalam empat musim terakhir di Liga Champions, hasilnya memang cukup baik. Juara enam kali itu hanya sekali mencatat kegagalan menuju empat besar. Menjamu Bayern, Rabu (4/4/2007) dinihari WIB dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions, Milan tentunya ingin mengulang catatan positif trsebut. Namun musim ini inkonsistensi permainan cukup menghantui Rossoneri. Di dua laga terakhir babak Kualifikasi Grup, Milan harus mengakui keunggulan AEK Athens dan Lille, masing-masing dengan skor 1-0 dan 2-0. Di babak 16 besar pun mereka butuh "keajaiban" Kaka di waktu tambahan untuk lolos dari jegalan Celtic.Beruntung, saat menjamu Bayern catatan statistik sekali lagi berpihak pada klub milik mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi itu. Dalam empat lawatan terakhir Bayern ke San Siro, empat kali pula klub Jerman itu menelan kekalahan dari Milan. Kali terakhir Roy Makaay dkk bertandang ke kota fesyen Italia itu adalah pada babak knock-out ronde pertama musim lalu. Hasilnya, mereka ditekuk 1-4. Apalagi dalam kunjungannya kali ini Bayern justru harus kehilangan dua sosok penting, yaitu kiper penuh pengalaman Oliver Kahn dan gelandang tangguh Mark van Bommel, yang menjalani sanksi.Namun bukan berarti Milan boleh bersantai. Pelatih Carlo Ancelotti mengingatkan bahwa calon lawan adalah tim yang kompak dan ahli melakukan serangan balik. "90 persen serangan mereka ditujukan kepada Makaay yang memiliki penyelesaian akhir bagus. Berbahaya kalau dia lolos," seru Ancelotti.Apalagi Makaay kini sedang berada dalam tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Melawan Schalke akhir pekan lalu dalam laga lanjutan Bundesliga, striker Belanda itu menyumbang satu gol yang menjadi golnya yang ke-100 bagi Bayern. Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 bagi Die Roten itu juga dinilai pelatihnya sebagai modal penting untuk melawat ke Milan. "Kami pantas menang dan hasil ini akan membuat kami percaya diri menghadapi pertandingan berikut," tutur Ottmar Hitzfeld saat itu. (krs/lom)











































