Jelang PSV vs Liverpool
Koeman Janjikan Kejutan
Selasa, 03 Apr 2007 05:44 WIB
Jakarta - Sulit rasanya mensejajarkan PSV Eindhoven dengan Liverpool. Baik sejarah maupun faktor kekinian, The Reds jelas lebih unggul. Satu-satunya yang bisa dijanjikan PSV adalah kejutan.Lima gelar juara Liga Champions milik Liverpool sementara PSV Cuma kebagian satu sudah cukup menggambarkan besarnya jurang antara dua klub yang akan saling berhadapan tersebut. Sayangnya gap antara mereka tak Cuma soal sejarah panjang kedua klub, dalam beberapa pekan terakhir ada jurang lain yang membuat banyak pihak seperti dipaksa memihak The Reds. Apalagi patokannya kalau bukan hasil di kompetisi lokal. PSV boleh saja duduk di puncak klasemen Eredivisie, tapi Phillip Cocu cs tampil buruk dengan hanya meraih dua hasil imbang dan sekali kalah. Alhasil posisi mereka semakin terancam Ajax Amsterdam dan AZ Alkmaar.Kondisi bersebarangan terjadi di Liverpool. Puncak klasemen mungkin sudah beberapa pekan dilupakan Steven Gerrard cs, tapi racikan Rafael Benitez terbukti makin dasyat dalam beberapa laga terakhirnya. Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Arsenal bukti sahihnya.Sebuah kondisi yang jelas sangat memberatkan langkah Eindhoven melaju ke babak empat besar. Tapi bukan berarti asa PSV sudah habis, hasil-hasil kejutan sering terjadi di atas lapangan. Dan itulah yang kini disiapkan Ronald Koeman."Liverpool harus berada di permainan terbaiknya untuk bisa mengalahkan kami, meski kami tengah bermasalah dengan cedera pemain," sahut Koeman seperti dikutip situs resmi UEFA, Selasa (3/4/2007).Koeman terlalu percaya diri? Boleh saja disebut begitu, sukses menyingkirkan Arsenal di babak sebelumnya memang harus menjadi perhatian utama Liverpool saat menghadapi juara Belanda itu. "Untuk memenangi kompetisi ini Anda membutuhkan pemain yang fit, tapi kompetisi ini terdiri dari dua pertandingan dan kejutan sangat mungkin uncul . Arsenal tahu benar soal hal itu dan Liverpool juga akan mengetahuinya. Anda selalu punya kesempatan dalam pertandingan seperti ini," sambung pelatih 44 tahun itu.Dalam beberapa musim terakhir PSV memang terbukti mampu membuat kejutan di pentas Eropa meski tak sampai menjadi juara. Akankah kejutan tersebut berlanjut musim ini dengan tumbangnya Liverpool? Masih ada 2 x 90 menit untuk menjawab pertanyaan tersebut. (din/key)











































