Jelang MU vs Roma
MU Tak Bisa Lebih Buruk Lagi
Selasa, 10 Apr 2007 09:47 WIB
Jakarta - Kekalahan dari AS Roma akan menjadi mimpi buruk bagi Manchester United. Tetapi hal itu tidak akan terjadi, karena penampilan terburuk The Red Devils sudah terjadi pekan lalu.Kekalahan 1-2 di kandang Portsmouth pekan lalu adalah prestasi terburuk MU sejak akhir 2005. Dalam kurun waktu tersebut, inilah kali pertama Setan Merah bertekuk lutut dua kali berturut-turut, setelah sebelumnya takluk dari Roma di Olimpico.Jika bicara mungkin, tentu saja ada peluang Roma membuat kejutan di Old Trafford. Namun kemungkinan itu sangat tipis. The Theatre of Dreams justru akan menjadi pemain ke-12 yang harus dihadapi Roma. Malah Old Trafford-lah pemain bintang MU bernomor punggung #10 saat ini. Di stadion terbesar di Premier League ini, tim asuhan Sir Alex Ferguson hanya sekali kalah dari 31 pertandingan terakhir Liga Champions. Sementara musim ini, cuma Arsenal yang bisa meninggalkan kekecewaan.Hasil 1-2 di Olimpico sebenarnya tidak terlalu buruk, mengingat MU harus bermain dengan 10 orang setelah kartu merah yang diterima Paul Scholes. Dengan modal satu gol tandang pun, MU hanya butuh kemenangan 1-0.Para bandar judi tentu saja memeberi keunggulan mutlak untuk MU. Kemenangan tuan rumah dihargai 7/10, sementara hasil imbang 13/5 dan kalah 5/1.Optimisme berlebihan? Tidak juga. Meski kehilangan banyak pemain pilarnya seperti Gary Neville, Nemanja Vidic, Mikael Silvestre, Park Ji-Sung, Louis Saha dan Paul Scholes, namun sisa pasukan The Red Devils masih termasuk skuad yang rutin diturunkan musim ini.Bintang yang ditunggu sinarnya tentu saja Cristiano Ronaldo. Sampai sejauh ini, kehebatannya di Premier League tidak menular ke kompetisi Eropa. Belum ada gol yang dicetaknya di Liga Champions, sementara di Inggris sudah 18 gol. Dengan dukungan 70 ribu lebih suporter MU, inilah kesempatan terbaik Ronaldo untuk memecahkan kebuntuan.Pemain lain yang menojol yakni Wayne Rooney. Setelah terus diingatkan akan dahaga golnya setelah mencetak hat-trick dalam debutnya melawan Fenerbahce tahun 2004, striker Inggris itu menjawabnya pekan lalu di Olimpico.MU sudah terlalu lama terpuruk di Liga Champions. Sejak juara tahun 1999 lalu yang menandai suksesnya meraih treble winner, MU tidak pernah lagi sampai ke partai puncak. Bahkan musim lalu pasukan Fergie gagal lolos dari babak grup.Kini kesempatan untuk kembali ke masa kejayaan terbuka lebar. MU yang sedang memimpin Liga Inggris, akhir pekan ini tampil di semifinal Piala FA menghadapi Watford. Mulai saat ini, tiap pertandingan adalah final bagi MU. Kemenangan atas Roma pun jadi harga mati. (lom/a2s)











































