Spalletti Terdiam Seribu Bahasa

Spalletti Terdiam Seribu Bahasa

- Sepakbola
Rabu, 11 Apr 2007 05:28 WIB
Spalletti Terdiam Seribu Bahasa
Manchester - Tak mampu berkata-kata, itulah gambaran hati Luciano Spalletti saat timnya AS Roma diluluhlantakkan Manchester United 7-1 di Old Trafford, (11/4/2007) dinihari tadi.Bisa dimaklumi memang. Sebuah skor mencolok, sekaligus menyilaukan mata. 'MU ke surga ketujuh', demikian tulisan judul salah satu media online Inggris menggambarkan kecemerlangan MU di laga tersebut.Il Giallorossi, tim yang cukup disegani di Seri A musim ini, tak mampu berbuat banyak di leg kedua perempatfinal Liga Champions."Sulit menjelaskan mengenai apa yang terjadi, terutama setelah melihat tim bermain cukup baik di 10 menit pertama," curhat Spalletti kepada Sky.Minimnya konsentrasi pemain sepertinya bisa menjadi kambing hitam atas kekalahan Roma di laga ini. Spalletti sendiri mengakui bahwa gol cepat Michael Carrick membuat banyak perubahan."Saat pertama mereka menyerang, gol langsung tercipta. Kami gagal merespon antusiasme mereka dan kurang pengalamannya kami membuat kami harus membayar mahal lewat aksi serangan balik cepat mereka," lanjutnya.Dan mau tak mau, Francesco Totti cs pun harus pulang dengan kepala tertunduk. Bukan tidak mungkin juga kecaman dari media-media Italia menyambut setibanya mereka di Italia. Soalnya kekalahan tersebut menjadi yang terberat dari 23 penampilan mereka di Eropa. Rekor kekalahan terburuk juga diperbarui di laga ini. Sebelumnya Giallorossi mencatat hasil paling tidak diharapkan pada tahun 1980, saat kalah 4-0 dari Carl Zeiss Jena, tim asal Jerman Barat di kompetisi antar klub Eropa.Kekalahan 7-1 itu juga menjadi salah satu kekalahan terbesar klub Italia di Eropa. Sebelumnya di tahun 1958, Juventus juga pernah mencatat kekalahan tragis 7-0 dari Vienna di Piala Eropa. (ian/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads