Inggris Menguasai Eropa

Liga Champions

Inggris Menguasai Eropa

- Sepakbola
Rabu, 11 Apr 2007 08:07 WIB
Inggris Menguasai Eropa
Jakarta - Musim ini Inggris menguasai di Eropa. Dua klub, Chelsea dan Manchester United, sudah memastikan ke semifinal Liga Champions, sedangkan Liverpool sudah tiga perempat jalan.Dalam pertandingan perempatfinal leg kedua, Rabu (11/4/2007) dinihari WIB, Chelsea dan MU sama-sama memastikan satu tiket ke semifinal. Walau jalan kedua klub itu berbeda --Chelsea bersusah payah sedangkan MU mendominasi--, namun keduanya tetap berujung menang.Liverpool memang belum "sah" lolos, tapi kemenangan telak 3-0 atas PSV Eindhoven saat bertamu ke Phillips Stadion membuat The Reds berada di atas angin.Jika Steven Gerrard mampu mengatasi PSV di Anfield, Kamis (12/4/2007) dinihari WIB, maka Inggris akan menempatkan tiga wakilnya di semifinal dan pasti menempatkan satu wakilnya di final. Alasannya, di semifinal Chelsea akan bertemu dengan Liverpool, dan siapapun pemenangnya sudah pasti akan ada satu wakil Inggris di final.Bahkan bukan tidak mungkin dapat terjadi final Premiership jika MU mampu menjungkalkan Bayern Munich/AC Milan di semifinal. Adanya kemungkinan menempatkan tiga wakil di semifinal, bahkan peluang All England Final, jelas bukan prestasi yang main-main."Setiap fans Chelsea, setiap fans Inggris harus bangga. Ini luar biasa untuk sepakbola Inggris," kata pelatih Chelsea Jose Mourinho usai timnya mengalahkan Valencia di Mestalla.Apapun juga, masih eksisnya tiga wakil Inggris di Liga Champions sampai detik ini membuat Liga Inggris makin mentereng dibanding Liga lainnya di Eropa. Apalagi ketiga klub itu merupakan peringkat satu sampai tiga di klasemen sementara. Bukan perkara mudah menjalani terjalnya jalur Liga Champions sembari mempertahankan konsistensi di Liga Inggris yang terkenal dengan jadwal padatnya.Prestasi Inggris = Peluang BisnisPrestasi klub Inggris di kancah Eropa musim ini sepertinya bukan menjadi kejutan besar bagi kalangan pengusaha. Buktinya para pebisnis kaya raya sudah mencium benih-benih prestasi itu dari jauh-jauh hari.Mereka rajin melirik, memantau bahkan membeli saham mayoritas alias jadi pemilik klub di negara Ratu Elizabeth itu. Selain mengincar hak siar televisi, potensi yang tersimpan di Inggris tentunya juga jadi alasan. Dengan bertahan di Liga Champions, kocek klub akan bertambah besar berkat hak siar ke seantero dunia. Apalagi kalau jadi juara.Jadi, bukan kebetulan kalau tiga klub yang tersisa di Liga Champions kali ini dimiliki oleh para businessman dengan penciuman tajam dari negeri seberang. Roman Abramovich menjadi bos Chelsea pada tahun 2003, keluarga Glazer merancang dinastinya di MU dari tahun 2005. Terakhir duet George Gillett dan Tom Hicks yang baru-baru ini menjadi pucuk pimpinan Liverpool.Dibandingkan dengan kompetisi lainnya di Eropa, Inggris memang sedang jadi perhatian. Apalagi ditambah dengan kesuksesan tiga klubnya di Liga Champions musim ini. Dengan segala catatan tersebut, bisa dibilang Premiership memang sudah, dan pantas, jadi "juara" di antara kompetisi lainnya. (krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads