Italia Kecewa Berat

Euro 2012

Italia Kecewa Berat

- Sepakbola
Rabu, 18 Apr 2007 23:46 WIB
Italia Kecewa Berat
Roma - Pupus sudah harapan Italia menjadi tuan rumah Piala Eropa 2012. Kekecewaan mendalam pun diutarakan beberapa tokoh dan legenda sepakbola Negeri Pizza itu.Dibanding dua kompetitor lainnya, Italia sebelumnya memang menjadi kandidat terkuat tuan rumah Euro 2012. Namun aib kerusuhan penonton yang terjadi beberapa bulan lalu sepertinya cukup untuk "menghapus" keunggulan Italia dalam hal tradisi dan prestasi di jagad sepakbola dunia.Tak ayal terpilihnya Polandia dan Ukraina menjadi tuan rumah bersama Euro 2012 mendatangkan penyesalan besar di kubu Italia. Marcello Lippi yang mengantar Gli Azzurri merengkuh tropi Piala Dunia 2006 lalu menjadi yang paling merasa patah hati."Saya sangat kecewa, terutama kami punya hasrat besar untuk menjadi tuan rumah. Tak ada lagi yang bisa saya katakan. Saya tak tahu ukuran yang digunakan UEFA, tapi mereka sepertinya ingin melibatkan negara baru sepakbola," sesal Lippi seperti diberitakan Channel4, Rabu (18/4/2007).Komentar senada keluar dari Presiden Lega Calcio Antonio Matarrese. Lebih ekstrim lagi, ia malah menuding penunjukkan Michel Platini sebagai presiden UEFA memberi efek besar pada kegagalan Italia menjadi tuan rumah."Ini pukulan lain buat sepakbola Italia. Ini akibat dari UEFA yang memilih Platini sebagai presidennya," ketus Matarrese.Tapi tak semua publik Italia mengutuki kegagalan mereka menjadi tuan rumah. Legenda sepakbola Gigi Riva menyebut Italia seharusnya tak terlalu menyesali kegagalan tersebut dan harus kembali fokus dalam usahanya merebut tiket Euro 2008."Kami masih memiliki banyak pertandingan untuk dimenangkan bersama Italia, beberapa diantaranya bhkan lebih penting dibanding Euro 1012. Beberapa bulan ini kondisi memang sangat sulit ditambah beberapa situasi yang memalukan kami," sahut Riva.Sementara itu Presiden FIGC Giancarlo Abete juga berusaha mendinginkan suasana di Italia menyusul kegagalan tersebut. "Kami harus menerima keputusan komite eksekutif UEFA. Di dalam hidup Anda mengalami kemenangan dan kekalahan, sangat penting untuk berkompetisi dengan fair," tegas AbeteSepanjang sejarah Piala Eropa, Italia tercatat dua kali menjadi tuan rumah yakni di penyelenggaraan 1968 -- saat mereka merengkuh gelar juara untuk kali pertama -- dan 1980 dengan duduk di posisi empat. (din/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads