Menunggu Finalnya Semifinal

Menunggu Finalnya Semifinal

- Sepakbola
Rabu, 25 Apr 2007 10:44 WIB
Menunggu Finalnya Semifinal
Jakarta - Duel Manchester United versus AC Milan dinihari tadi rupanya lebih memberi "keuntungan" buat penonton karena secara peluang masih sangat sulit diperkirakan siapa yang bakal lolos ke final.Baru lima menit kickoff, adrenalin fans yang menyaksikan laga bergengsi di Old Trafford itu sudah teraduk-aduk. Kemelut di kotak penalti Milan dari sepak pojok MU berakhir dengan terciptanya gol atas nama Cristiano Ronaldo.Sejak itu permainan sungguh memikat. Milan membuktikan mereka adalah juara enam kali di tanah Eropa, bukan AS Roma yang begitu mudah dikocok-kocok "Setan Merah" dengan tujuh gol berbalas satu minggu lalu.Dari individu-individu yang beraksi, Kaka seakan-akan mengingatkan orang bahwa gelar player of the year yang baru disandang Ronaldo di Premiership memang sebatas Inggris. Untuk level yang lebih luas, ia punya banyak pesaing, termasuk Kaka.Dua gol dari playmaker muda Brasil itu di menit 22 dan 37 membuat publik Old Trafford diserang gejala "jantungan", sementara para Milanisti sudah bisa mendendangkan beberapa lagu penenang hati -- paling tidak sampai turun minum.Lalu thriller makin seru di babak kedua. MU mulai marah, fans makin gelisah. Sebaliknya, pendukung Rossoneri didatangi hantu kecemasan baru setelah Paolo Maldini dan Gennaro Gattuso meninggalkan lapangan dan tak kembali lagi.Benar saja. Wayne Rooney berhasil menyamakan kedudukan dan membuat sebagian pendukungnya bisa duduk kembali dengan agak tenang -- walaupun Rooney merayakan gol tersebut tanpa senyuman sedikitpun di bibirnya. Sejak itu gantian Milan-mania yang kian ketar-ketir. Daniela Bonera jelas bukan Maldini dan Christian Brocchi tidak segarang dan sekuat "si badak" Gattuso. Kaka pun mulai kehabisan tenaga. Maka Milan pun menghadapi badai serangan pasukan Alex Ferguson. Paul Scholes menunjukkan dirinya memang pemain jenius; Ryan Giggs adalah pemimpin yang hebat; Darren Fletcher pun, biar kurus tapi siap melabrak siapa saja yang menghadangnya.Pertarungan ini selesai dengan dramatis. Di masa injury time, masa paling menegangkan dalam pertandingan seseru ini, Rooney dengan hebat menyambar umpan Giggs untuk menjebol gawang Dida, membuat lemas Andrea Pirlo, dan membungkam semua tetamunya. MU menang 3-2.Itukah skor yang meloloskan MU ke final? Sudah hangus pulakah kans Milan ke babak pamungkas? Jawabannya gampang: tidak. Peramal secanggih apapun hendaknya jangan terlalu pede (percaya diri) untuk cepat-cepat memberi "keputusan".Silakan berpikir dengan keras dan obyektif, seberapa besar peluang kedua tim untuk setidaknya meraup hasil minimum pada leg kedua di San Siro minggu depan.Sebagai tuan rumah, Milan hanya perlu menjebol gawang Edwin van der Sar satu kali dan Dida tidak kebobolan. Mudahkah itu? Sulitkah itu? Pertanyaan itu berlaku pula buat MU, yang cuma membutuhkan hasil seri untuk bisa menyelamatkan tabungannya. Apa bisa? Kenapa tidak bisa?Jadi, tunggu saja "final" dari babak semifinal ini pada 2 Mei mendatang.Foto: Kaka mencekik Ryan Giggs. Keduanya masih harus bertarung lagi minggu depan di San Siro. (a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads