Jelang Milan vs MU
'Setan Merah' Mengejar 100
Selasa, 01 Mei 2007 10:19 WIB
Jakarta - Hasil imbang cukup buat Manchester United melaju ke final Liga Champions. Tapi membawa pulang kemenangan dari Giuseppe Meazza juga menorehkan sebuah pencapaian besar buat "Setan Merah".Menyusul kemenangan 3-2 di Old Trafford pekan lalu, MU memang tinggal butuh hasil imbang saat bertandang ke San Siro di leg kedua babak semifinal Liga Champions, Kamis (3/5/2007). Tapi jelas bukan hasil imbang yang dicari Sir Alex Ferguson dari lawatannya ke Italia itu.Alasan pertama tentu saja terlalu riskan buat MU untuk bermain bertahan, mengingat di Old Trafford saja Milan mampu mencuri dua gol. Alasan lainnya --yang mungkin terkesan sepele namun tetap punya prestise besar-- adalah rekor kemenangan ke-100 di kompetisi antar klub nomor wahid di tanah Eropa itu, yang kini dikejar MU.The Red Devils saat ini sudah mengumpulkan 99 kemenangan di Liga/Piala Champions. Sebagai catatan, jumlah tersebut bahkan jauh mengungguli Liverpool yang sudah lima kali menjadi kampiun Eropa tapi baru mengumpulkan 81 kemenangan.Angka kemenangan ke-100 di Liga Champions tak bisa dipungkiri punya gengsi yang cukup besar. Saat ini saja baru tiga klub yang punya catatan kemenangan di atas angka seratus, yakni Real Madrid (173), Bayern Munich (115) dan AC Milan (106). Dan Kamis dinihari lusa, MU berpeluang menorehkan namanya di daftar klub yang sudah meraih kemenangan ke-100 di Liga Champions jika mampu membungkam Rossoneri. Bisakah?Melihat kedigdayaan mereka sepanjang musim ini dan sejarah sukses yang mereka raih di Italia tahun 1999 silam --dengan mengalahkan Inter Milan dan Juventus sebelum akhirnya merengkuh gelar juara-- peluang membawa pulang kemenangan ke Inggris jelas terbuka. Tapi itu juga tak menjamin MU akan mudah meraih kemenangan keseratusnya. Soalnya Giussepe Meazza justru lebih sering menjadi neraka buat "Setan Merah".Sejarah mengukir tiga pertemuan Milan kontra MU di Liga/Piala Champions sejak pertama digelar tahun 1955 silam. Dan dari tiga pertemuan tersebut Il Diavolo meraih hasil 100% alias selalu menang jika bermain di depan pendukungnya sendiri.Kemenangan terbesar Milan terjadi di pertemuan pertama mereka musim 1957/1958. Kalah 1-2 di old Trafford, Milan mengamuk dan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0 saat melakoni partai kandang.Saat berstatus juara bertahan tahun 1968, MU juga dibuat tak berdaya. Kalah dengan skor 2-0 di leg pertama hanya mampu dibalas dengan satu gol di Old Trafford. Pertemuan terakhir dua musim lalu juga memberi kesan buruk buat MU. Dua gol Hernan Crespo, masing-masing satu di old Trafford dan Giuseppe Meazza memaksa MU menghentikan kiprahnya di babak 16 besar.Foto: Ryan Giggs, berusaha meraih kemenangan ke-100 buat MU di Liga Champions (AFP). (din/krs)











































