Quadruple Hilang, Treble Melayang
Kamis, 03 Mei 2007 10:22 WIB
Jakarta - Quadruple yang diusung Chelsea dan treble Manchester United menguap di semifinal Liga Champions. Tapi buat keduanya, perseteruan sengit menunggu di kompetisi domestik.Berbekal penampilan ciamik di sepanjang kompetisi musim ini, Chelsea dan MU memasang target prestisius. The Blues menargetkan empat gelar dibawa pulang ke Stamford Bridge, sementara The Red Devils ingin menuliskan kembali sejarah delapan tahun silam saat merengkuh tiga gelar.Setidaknya hingga leg pertama babak semifinal Liga Champions usai dimainkan pekan lalu, asa kedua klub untuk mewujudkan mimpinya masih dalam jangkauan. Tapi bekal kemenangan 1-0 yang dimiliki Frank Lampard cs atas Liverpool dan modal 3-2 Ryan Giggs dkk dari AC Milan ternyata belumlah cukup.Milan dan Liverpool yang memang punya torehan sejarah lebih baik di Eropa mampu menunjukkan "darah juara"-nya dan membalikkan keadaan di pertemuan kedua. The Reds membalas dengan kemenangan 4-1 melalui adu penalti, sementara I Diavolo Rosso berpesta tiga gol tanpa balas.Kekalahan di semifinal itu pun menghapus target borong gelar yang dipasang Chelsea dan MU. Tapi meski quadruple dan treble melayang dari genggaman, peluang keduanya meraih lebih dari satu gelar musim ini masih terbuka lebar.Ingat, keduanya kini masih bersaing ekstra sengit di dua kompetisi lokal yakni Liga Inggris dan Piala FA. Khusus "Pasukan Biru", mereka bahkan masih bisa mencetak treble setelah sejak jauh-jauh hari sudah mengamankan tropi Piala Carling.Tapi sepertinya butuh sebuah mukjizat untuk mengantar pasukan Jose Mourinho meraih tiga gelar musim ini. Yang bisa dibilang paling kecil adalah peluang mereka di Premiership. Dengan tiga laga tersisa dan selisih lima poin dari MU di puncak klasemen, hat-trick gelar juara sangat sulit diraih.Apalagi konsentrasi MU tak lagi banyak bercabang. Kekalahan telak di Giusepee Meazza dini hari tadi jelas melukai "Setan Merah". Obat paling manjur untuk menghapus rasa pedih tersebut adalah mendapatkan kembali kejayaan di Inggris yang terakhir mereka rengkuh musim 2002-2003 lalu.Dengan asumsi tersebut di atas, maka siapa yang akan meraih gelar lebih banyak musim ini sepertinya baru akan terjawab setelah final Piala FA. Di kompetisi tertua di dunia itu, MU dan Chelsea memang sudah mem-booking satu tempat di final.Ujung-ujungnya hanya double alias dua gelar yang bakal bisa diraih MU atau Chelsea. Dan New Wembley akan menjadi saksi bisu siapa yang bakal punya gelar lebih banyak musim ini saat final Piala FA dilangsungkan 19 Mei mendatang. Foto: Ekspresi kekecewaan Frank Lampard dan Wayne Rooney saat tersingkir dari Liga Champions. (din/lom)











































