Sevilla Pertahankan Piala UEFA
Kamis, 17 Mei 2007 04:30 WIB
Glasgow - Sukses Sevilla musim lalu di Piala UEFA kembali terulang. Tim asuhan Juande Ramos berhasil mempertahankan gelarnya setelah di final mengalahkan Espanyol lewat adu penalti.Pertandingan di stadion Hampden Park, Skotlandia sangat dramatis. Bermain dengan gaya menyerang di bawah guyuran hujan, empat gol tercipta dalam 120 menit. Setelah bermain 1-1 selama waktu normal, 2-2 setelah tambahan 2x15 menit, Sevilla akhirnya keluar sebagai juara lewat kemenangan 3-1 saat adu penalti.Sukses ini membuat Sevilla tetap berpeluang meraih tiga gelar musim ini. Dua kompetisi lagi yang masih diincarnya yakni Liga Spanyol dan Copa Del Rey.Jalannya pertandinganSeville memimpin lebih dulu di menit ke-18 lewat gol Claro Adriano Correia. Gelandang Brasil itu berhasil masuk ke sisi kiri kotak penalti Espanyol, dan melepaskan tendangan akurat ke sisi kiri gawang tanpa bisa diamankan kiper Gorka Iraizoz.Namun keunggulan Sevilla hanya bertahan selama 10 menit. Albert Riera yang menggiring bola dari tengah lapangan, dengan cepat masuk ke daerah pertahanan lawan. Tendangannya sempat membentur kaki bek lawan, sehingga mengubah arah bola. Kiper Andres Palop masih sempat bereaksi. Namun meski tangannya menyentuh bola, tetapi tidak cukup untuk mencegah gawangnya kebobolan. Kedua tim sama-sama memiliki peluang di sisa babak pertama, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Di babak kedua, tempo permainan tetap cepat. Frederic Kanoute di menit ke-53 nyaris membawa Sevilla kembali unggul. Namun tendangan mendatarnya masih bisa diamankan kiper Iraizoz. Selang semenit kemudian giliran Espanyol yang menyerang lewat Raul Tamudo. Tetapi tendangan sang kapten dari depan kotak penalti pun digagalkan Palop.Espanyol kembali mendapat kesempatan lewat Riera. Setelah mengontrol operan Ivan De la Pena dengan dadanya, Riera melepaskan tendangan voli menggunakan kaki kiri. Usaha ini pun tidak berhasil, karena Palop sempat menepis bola yang kemudian membentur mistar dan keluar lapangan.Namun tekanan Espanyol berkurang drastis menyusul diusirnya Hurtado Moises yang menerima kartu kuning kedua setelah menekel Alexander Kerzhakov dari belakang. Sebaliknya Sevilla semakin leluasa mengurung pertahanan lawan.Dalam sepuluh menit terakhir waktu normal, Palop benar-benar dipaksa bekerja keras mengamankan gawangnya. Kanoute, Alves dan pemain-pemain Sevilla bergantian melepaskan tendangan ke gawang. Namun serangan frontal ini selalu gagal di tangan Palop atau tidak tepat sasaran. Hingga peluit panjang berbunyi, kedudukan 1-1 tidak berubah hingga harus dilanjutkan babak tambahan.Dengan kondisi unggul pemain, Sevilla berhasil mendominasi penguasaan bola. Espanyol hanya dikasih satu kali kesempatan sepak pojok. Setelah menggempur habis-habisan, kerja keras Sevilla akhirnya membuahkan hasil di menit terakhir paruh pertama babak tambahan. Umpan silang Jesus Navas dari sisi kiri pertahanan lawan, dengan cepat disambar Kanoute yang lepas dari kawalan lawan di depan gawang. Bola datar yang disodok dari jarak hanya sekitar tiga menter, tidak sempat dihadang Iraizoz.Di paruh kedua Espanyol pun tidak punya pilihan selain keluar menyerang. Konsekuensinya bisa ditebak, pertahanannya menjadi terbuka. Di menit ke-111, Kerzhakov memiliki kesempatan untuk memperbesar keunggulan Sevilla saat tinggal berhadapan dengan Iraizoz. Namun tendangannya diblok sang kiper. Iraizoz mengulangi penyelamatan briliannya lima menit kemudian, saat Alvez melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti.Perjuangan Iraizoz terasa semakin berarti, karena di luar dugaan Espanyol mampu mencuri gol lewat serangan balik di menit ke-115. Domingos Jonatas yang dikawal dua pemain lawan di luar kotak penalti, berhasil berkelit dan menendang bola sekeras mungkin ke pojok kiri gawang Palop. Dengan posisi kembali imbang 2-2, Espanyol pun bertahan habis-habisan dan memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.Kondisi ini normalnya memukul mental Sevilla, namun kenyataannya tidak demikian. Saat adu penalti, kiper Palop tampil sebagai pahlawan dengan menaklukkan tiga dari empat eksekutor Espanyol. Sementara dari empat pemain Sevilla hanya satu yang gagal yakni Dani Alves. Sevilla pun menjadi juara dengan kemenangan adu penalti 3-1, tanpa perlu menyelesaikan eksekutor kelima.Adu Penalti:Sevilla: Frederic Kanoute(gol), Ivica Dragutinovic (gol), Alves Daniel (gagal), Antonio Puerta (gol)Espanyol: Walter Pandiani (gagal), Walter Pandiani (gol), Domingos Jonatas (gagal), Marc Torrejon (gagal)Susunan pemain:Espanyol: Gorka Iraizoz, De la Cruz David Garcia, Daniel Jarque, Hurtado Moises, Marc Torrejon, Ivan De la Pena (Domingos Jonatas 87), Pablo Zabaleta, Fernandez Luis Garcia, Albert Riera, Francisco Rufete (Walter Pandiani 56), Raul Tamudo (Jesus Lacruz 72)Sevilla: Andres Palop, Alves Daniel, Ivica Dragutinovic, Francisco Javi Navarro, Claro Adriano Correia (Dirnei Renato 76), Enzo Maresca (Gonzalez Jesus Navas 46), Jose Luis Marti, Christian Poulsen, Antonio Puerta, Frederic Kanoute, Clemente Luis Fabiano (Alexander Kerzhakov 64). (lom/krs)











































