Palop Enggan Disebut Pahlawan
Kamis, 17 Mei 2007 10:18 WIB
Glasgow - Sukses Sevilla mempertahankan gelar Piala UEFA tak lepas dari gemilangnya penampilan Andres Palop. Namun kiper berusia 34 tahun itu enggan jika disebut pahlawan.Palop memang menjadi sorotan tersendiri di Hampden Park (17/5/2007) dinihari tadi. Dalam drama tos-tosan, tiga tendangan pemain Espanyol berhasil dimentahkannya. Ujung-ujungnya Sevilla memetik kemenangan 3-1 di adu untung penalti itu."Penalti itu untung-untungan, saya hanya beruntung bisa mementahkan tiga tendangan," tandas Palop seperti dilansir Yahoosports.Namun sepertinya tak semua setuju dengan pendapat Palop. Mantan kiper Valencia itu tetap layak disebut pahlawan atas sukses Sevilla itu.Tak hanya karena berhasil di drama penalti saja, Palop juga menjadi motor pembuka gol pertama Sevilla. Lemparan jauhnya memudahkan Adriano Correia melakukan counter attack dan menjebol gawang Gorka Iraizoz di menit 18.Publik pun masih mengingat aksi heroiknya menjebol gawang Shaktar Donetsk lewat kepalanya, dimana gol tersebut juga menjadi penentu langkah Sevilla ke babak perdelapanfinal."Saya tuh bukan pahlawan, saya hanya satu dari sekian banyak pemain. Kemenangan ini untuk semua, bukan untuk saya saja," bantahnya.Apapun itu publik pastinya punya pendapat tersendiri. Apalagi kontribusi Palop terhitung cukup mencolok bagi sukses Sevilla mempertahankan gelar mereka tahun lalu."Piala yang pastinya akan diingat selalu. Saya pernah mencetak gol, menyelamatkan gawang dan sekarang mengantisipasi beberapa tendangan penalti," kenang Palop.Namun raihan ini tidak membuatnya puas. Dua tropi lain masih sangat mungkin diamankan Sevilla, yaitu Copa del Rey dan La Liga."Hanya langit yang bisa membatasi kami. Kami memiliki banyak ambisi dan kami ingin menempatkan diri diantara tim-tim besar," pungkas Palop. (ian/ian)











































