Revans Manis Milan di Yunani
Kamis, 24 Mei 2007 04:46 WIB
Jakarta - Dua tahun silam, AC Milan tertunduk di Turki usai kandas mengenaskan ditangan Liverpool. Namun kenangan buruk itu bakal terkikis usai sukses menjalani revans manis di Yunani.Unggul tiga kosong di babak pertama, Il Rossoneri ketar-ketir usai tiga gol dilesakkan punggawa The Reds dalam waktu enam menit di babak kedua. Bahkan ambisi Milan merengkuh gelar ketujuh Liga Champions, akhirnya mesti pupus dalam drama adu penalti. Paolo Maldini cs pun harus rela jadi saksi pesta pora lawannya di Istanbul, Turki.Namun itu cerita lama. Kenangan buruk di Stadion Olimpiade Ataturk pada 25 Mei 2005 silam itu kini hanya jadi sejarah masa lalu. Kemenangan 2-1 di Stadion Olimpiade Athena, Yunani, yang diraih nyaris tepat dua tahun berselang, tepatnya pada Kamis (24/5/2007) dinihari WIB, adalah obatnya. Unggul dua kosong di Athena, rasa was-was sempat melanda kubu Milan usai lawannya memperkecil ketinggalan melalui Dirk Kuyt di menit 89. Comeback dramatis yang pernah dilakukan Liverpool dua tahun lalu pun mulai menghantui Milan. Walau tinggal menunggu waktu peluit akhir berbunyi, namun ketegangan masih menyelimuti tim besutan Carlo Ancelotti itu. Siapa bisa lupa bagaimana Manchester United memenangkan Tropi Liga Champions tahun 1998/99 usai mencetak dua gol pada menit injury time.Namun kali ini tidak ada kejutan apalagi kebangkitan nan dramatis dari Steven Gerrard dkk. Bak perputaran roda pedati, kalau dua tahun lalu Il Diavolo yang tertunduk meneteskan air mata, kali ini giliran punggawa Liverpool yang menekuk muka menahan kecewa. Revans yang manis buat satu-satunya wakil Italia semenjak babak semifinal Liga Champions itu."Kekalahan di Istanbul akan menetap di benak saya seumur hidup. Namun hari ini giliran Liverpool yang menangis layaknya kami dua tahun silam," puas gelandang Milan, Gennaro Gattuso dilansir AFP. (krs/lom)











































