Inzaghi Bayar Kepercayaan Milan
Kamis, 24 Mei 2007 07:45 WIB
Jakarta - Meski sering cedera dan mulai termakan usia, namun Filippo Inzaghi tetap jadi pilihan utama AC Milan. Bukan pilihan keliru, karena striker Italia itu membayarnya dengan gelar juara Liga Champions.Musim ini tidak berjalan ideal bagi Inzaghi. Hanya 18 pertandingan Seri A yang dilakoninya dengan koleksi dua gol. Semua itu karena cedera juga kritikan fans dan media soal gerakannya yang dinilai sudah tidak gesit menjelang usia ke-34.Milan memang memiliki pilihan lain yakni Alberto Gilardino. Namun saat menghadapi Liverpool di final Liga Champions di Athena, Kamis (24/5/2007), pelatih Carlo Ancelotti menumpukan beban di pundak striker yang pernah membawa Juventus juara Eropa itu. Keputusan Ancelotti tepat. Inzaghi memborong dua gol kemenangan 2-1 timnya, yang berarti gelar ketujuh Rossoneri di kompetisi terelit antar klub Eropa.Namun suksesnya ini tidak membuat Inzaghi pongah. Dukungan dari rekan setim serta Ancelotti disebutnya sebagai kunci kepercayaan diri yang dimilikinya."Saya punya hubungan yang istimewa dengan Milan. Selama beberapa waktu lalu, saya kehilangan banyak pertandingan karena cedera. Tetapi klub tetap percaya pada saya. Saat saya kembali, mereka menyambut dengan tangan terbuka. Mereka benar-benar mempercayai saya," ujarnya dalam situs resmi UEFA.Inzaghi pun menambah catatan golnya menjadi 58, hanya kurang empat lagi dari topskor sepanjang sejarah Liga Champions Gerd Muller."Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan saya, semuanya terasa seperti mimpi," tandasnya. (lom/krs)











































