Fans Berulah, Denmark Pasrah

Fans Berulah, Denmark Pasrah

- Sepakbola
Minggu, 03 Jun 2007 08:32 WIB
Fans Berulah, Denmark Pasrah
Copenhagen - Badan sepakbola Eropa UEFA langsung melakukan investigasi atas insiden penyerang wasit oleh seorang fans Denmark. Apapun hukumannya, Federasi Sepakbola Denmark (DBU) pasrah.Seorang penonton meradang ke lapangan dan mencoba menyerang wasit Herbert Fandel saat pertandingan memasuki menit ke-89. Sang wasit terhindar dari pemukulan tersebut lantaran si penyerang dihalang-halangi pemain Denmark Michael Gravgaard.Peristiwa itu terjadi setelah Fandel mengusir Christian Poulsen dan memberi hadiah penalti buat Swedia, saat skor imbang 3-3. Namun usai diserang, wasit asal Jerman itu langsung meniup peluit panjang, pertanda pertandingan dihentikan saat itu juga.Media setempat sempat mengumumkan bahwa Swedia telah diberi kemenangan otomatis 3-0 gara-gara insiden tersebut. Namun UEFA menyangkalnya karena masih menunggu laporan wasit dan menginvestigasinya."Ini adalah noda serius bagi reputasi sepakbola Denmark. Pagar di sekitar stadion memang tidak pendek, dan ini adalah risiko yang harus kami ambil," demikian pernyataan juru bicara DBU Lars Behrendt dikutip AFP, Minggu (3/6/2007). Mengenai sanksi yang bakal ditimpakan kepada pihak Denmak, DBU tidak akan memprotes jika kemenangan diberikan kepada Swedia. Denda pun kemungkinan besar akan dijatuhkan.Denmark masih memerlukan banyak poin untuk bisa lolos ke putaran final Piala Eropa tahun depan di Austria-Swiss. Apalagi Tim Dinamit menghadapi persaingan tinggi dengan Swedia, Spanyol, dan Irlandia Utara."Ini seharusnya menjadi sebuah pesta sepakbola. Namun insiden ini terjadi dan membuatnya jadi anti-klimaks," komentar kiper Denmark Thomas Sorensen.Sementara itu Poulsen menyatakan penyesalannya memukul arkus Rosenberg, yang membuat dirinya dikartu merah -- dan turut memicu insiden tersebut. "Pikiran itu datang begitu saja dan saya memukul dia," aku pemain klub Sevilla itu."Saya minta maaf pada rekan-rekan setim dan juga penonton. Ini adalah hal terbodoh yang pernah saya lakukan. Dan itu terjadi ketika kami mampu mengejar keunggulan Swedia. Saya tak bisa menjelaskannya."Dari kubu Swedia, pelatih Lars Lagerback berkomentar pendek. "Pertandingan ini mungkin terlalu menghibur, tapi akhirnya sungguh tragis." (a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads