Lupakan (Sejenak) Totti

Jelang Kualifikasi Euro 2008

Lupakan (Sejenak) Totti

- Sepakbola
Rabu, 06 Jun 2007 11:35 WIB
Lupakan (Sejenak) Totti
Milan - Roberto Donadoni mengirimkan peringatan serius kepada publik menjelang lanjutan kualifikasi melawan Lithuania. Pesannya yakni untuk melupakan kembalinya Francesco Totti ke tim nasional Italia. Donadoni rupanya sudah sangat jengah mendengar berita seputar Totti, yang "menenggelamkan" berita mengenai pertandingan melawan Lithuania, Kamis (6/6/2007) dinihari ini. Padahal melawan Lithuania, Azzurri memerlukan poin penuh guna menjaga peluang lolos ke Euro 2008. Mantan bek AC Milan dan itu tambah senewen setelah Presiden UEFA Michael Platini ikut-ikutan mengemukakan pendapatnya soal Totti. Apalagi dalam pernyataannya, Platini sempat menyinggung-nyinggung dirinya sebagai pelatih dengan perkataan: "kalau saya jadi pelatih Italia saya akan menyuruh dia (Totti) diam saja dan bermain." Tak mau fokus timnya terganggu, Donadoni meminta media massa supaya melupakan sejenak Totti. "Sebelumnya saya ingin mengingatkan kalau ada pertanyaan di luar pertandingan melawan Lithuania, maka saya tidak akan menjawab," demikian dia memulai jumpa pers seusai latihan di Coverciano seperti dilansir Channel4.Namun mood Donadoni sontak berubah saat ditanya mengenai persiapan Italia menghadapi Lithuania. "Ini merupakan pertandingan klasik dimana kami harus mengambil kontrol," katanya. "Tentu saja saya mengharapkan anak-anak bermain dengan tekad, tetapi adalah lebih bijaksana untuk meminta mereka mendekati tugas itu dengan keseimbangan. Kami harus menekan ketika kami harus begitu dan menggunakan intelegensia ketika kami butuh menekan. Itulah resep menuju kemenangan," tukas pelatih 43 tahun itu.Totti sendiri di situs pribadinya juga telah meminta publik supaya kembali fokus kepada pertandingan Italia, bukannya dirinya. Bahkan dia sempat meminta maaf karena telah "mengganggu" fokus tim. "Ini benar-benar tidak adil buat rekan-rekan dan teman-teman yang akan bermain hari Rabu (Kamis dinihari WIB-red). Saya percaya kalau kita semestinya harus mengedepankan grup, ketimbang berkonsentrasi kepada satu individu," pintanya. (mel/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads