Piala Asia
Tak Bisa Lawan Tinggi, Andalkan Kecepatan
Senin, 09 Jul 2007 19:41 WIB
Jakarta - Ivan Kolev mengakui bahwa Bahrain memiliki keunggulan tinggi badan. Untuk menandinginya, arsitek 'Merah Putih' itu mempersiapkan pola serangan cepat.Pola tersebut memang diusung Kolev mengingat Indonesia tidak diunggulkan di pertandingan pertama mereka. Persiapan serius pun dilakukan saat memimpin latihan di lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Senin (9/7/2007) sore."Kami tidak bisa memangkas tinggi mereka (pemain Bahrain -red), jadi kami akan main dengan bermain cepat dan permainan kolektif," ungkapnya sambil berjalan menuju bus yang mengangkut Ponaryo Astaman cs ke hotel JW Marriot.Latihan di lapangan ABC itu sendiri dipecah menjadi dua grup, yaitu barisan tengah menyerang dan barisan bertahan. Khusus untuk para pemain bertahan, Kolev langsung memimpin latihan dan fokus dalam pertahanan bola atas dan ball possesion.Sedangkan di barisan menyerang, asisten pelatih Syamsudin Umar menjadi yang bertanggung jawab. Bambang Pamungkas cs terlihat lebih diforsir untuk serangan dari sayap yang mengandalkan Elie Aiboy, Erol FX Iba dan Budi Sudarsono.Ditanya mengenai hal ini, Kolev tidak mau berbicara banyak. Ia hanya mengungkapkan bahwa strategi yang diterapkan sama dengan sebelumnya."Kita lihat saja besok di lapangan. Semuanya masih mungkin terjadi," pungkasnya. (ian/krs)











































