Piala Asia
Sekarang Saatnya, Merah Putih!
Selasa, 10 Jul 2007 06:40 WIB
Jakarta - Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Asia, Indonesia tak pernah lolos ke babak kedua. Kalau mau meraihnya sekaranglah saatnya, diawali dengan kemenangan atas Bahrain.Meski mulai jadi langganan Piala Asia sejak 1996, tapi status penggembira mau tak mau masih harus disandang timnas Indonesia. Cuma satu kemenangan berhasil diraih dari sembilan partai di tiga gelaran kejuaraan sepakbola paling bergengsi di benua ini.Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tak memberi target khusus buat Ponaryo Astaman cs di Piala Asia kali ini. "Karena baru, jadi targetnya paling tidak adalah tidak menjadi bulan-bulanan di babak penyisihan grup," begitu Nurdin sempat berucap saat menunjuk Ivan Kolev menggantikan Peter Withe, Januari lalu.Memang tak ada target dibebankan pada timnas. Tapi kalau kemudian melangkah ke babak kedua dijadikan sasaran oleh Kolev, pelatih Bulgaria itu tentu dapat dukungan penuh dari publik sepakbola tanah air.Terlalu muluk? Melihat lawan yang bakal dihadapi perjuangan Indonesia memang tidak mudah, tapi itu jelas bukan berarti tidak mungkin. Apalagi sekarang tim Merah Putih bermain di kandang sendiri, di depan puluhan ribu fansnya yang tak akan berhenti meneriakkan yel-yel pembangkit semangat.Pertandingan perdana menghadapi Bahrain akan jadi kunci perjalanan Indonesia di Piala Asia edisi ini. Tanpa bermaksud memandang remeh Bahrain yang finis di posisi empat penyelenggaraan sebelumnya, tapi kalau dibandingkan Arab Saudi dan Korea, peluang meraih poin maksimal lebih terbuka.Secara tekhnik permainan, individu dan kerjasama antar pemain terus membaik dari satu ujicoba ke ujioba lain. Kepercayan diri dan mental bertarung Bambang Pamungkas menambah keyakinan kalau poin penuh sangat mungkin didapat.Apa yang diraih dua tuan rumah lainnya, Thailand dan Vietnam yang mampu mencuri poin dari tim yang lebih diunggulkan memang layak dijadikan pemacu semangat oleh Ponaryo. Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak.Apalagi Indonesia punya "kebiasaan" membuat kejutan di partai perdana Piala Asia. Setelah menahan imbang Kuwait 2-2 plus gol indah Widodo CP di 1996, Indonesia meraih kemenangan pertamanya di Piala Asia 2004 dengan menundukkan Qatar 2-1.Kejutan menyenangkan seperti itu tentu kita harapkan lagi kedatangannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/7/2007) sore ini. Kejutan yang akan memperbesar peluang melangkah ke babak kedua. (din/a2s)











































