GBK Antisipasi Lampu Padam

GBK Antisipasi Lampu Padam

- Sepakbola
Kamis, 12 Jul 2007 17:20 WIB
Jakarta - Pengelola Gelora Bung Karno membenarkan padamnya listrik lampu stadion disebabkan karena overload. Antisipasi pun sedang dilakukan pengelola GBK sehingga hal itu tak terulang lagi. Seperti diketahui lampu stadion GBK sempat padam saat pertandingan Korea Selatan melawan Arab Saudi sedang digelar, Rabu (11/7/2007). Kejadian yang memalukan tersebut sempat membuat pertandingan terhenti lebih kurang 20 menit.Direktur Operasional Gelora Bung Karno (GBK), Ir. Mahdar mengungkapkan kepada wartawan bahwa padamnya lampu stadion lebih dikarena overload atau melebihi beban. Secara teori pasokan listrik seharusnya masih terkover meskipun terjadinya penambahan sarana.Namun Mahdar menambahkan kemungkinan ada tambahan pemakaian listrik seperti vendor atau stand di sekitar stadion. Contohnya vendor sponsor seperti Coca Cola memakai 16 ribu watt, sedang stand catering menggunakan daya 4000 watt.Meski demikian Mahdar mengungkapkan mereka siap mengantisipasi agar tak terjadi seperti kemarin. Pada pertandingan berikutnya saat Indonesia melawan Arab Saudi, Sabtu (14/7/2007), lampu di luar stadion akan dipadamkan saat pertandingan berlangsung."Total ada 96 lampu yang dipadamkan masing-masing lampu berdaya 400 watt. Sedangkan antisipasi lainnya generator cadangan akan dipasang sejak awal pertandingan dan akan memakai UPS," ungkap Mahdar di GBK, Jakarta, Kamis (12/7/2007).Dengan memakai UPS yang menjamin dua jam listrik mati dia akan tetap on. "Selain itu selama dua hari ini kami akan melakukan try lamp. Malam ini kita akan coba full capacity," tukasnya.Dulu GBK memakai dua genset dengan kekuatan total 500 KVA. Namun sekarang sudah ditambah satu genset lagi sehingga bisa menjadi 650 KVA. Sedangkan di GBK setiap pertandingan daya yang diperlukan hanya memakai 460 KVA. (key/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads