Sebuah Tanda Cinta Buat Timnas

Sebuah Tanda Cinta Buat Timnas

- Sepakbola
Minggu, 15 Jul 2007 04:06 WIB
Sebuah Tanda Cinta Buat Timnas
Jakarta - GBK mendadak senyap saat Arab Saudi mencetak gol kedua. Tapi sesaat berselang tepuk tangan langsung terdengar, yel-yel kembali membahana. Inilah tanda cinta buat timnas.Gelora Bung Karno, Sabtu (14/7/2007), mempertunjukkan sebuah pemandangan yang mungkin tak pernah dilihat sebelumnya dalam belasan tahun terakhir. Sebuah situasi yang membangkitkan bulu kuduk karena merinding menyaksikannya.Tak ada ruang kosong tersisa di tribun penonton saat wasit Ali Al Badwawi meniup peluit tanda pertandingan Indonesia vs Arab Saudi dimulai. Yang terlihat hanya warna merah, yang terdengar hanya satu: Indonesia.Kemenangan 2-1 atas Bahrain di laga pertama tak pelak mengundang lebih banyak penggila bola datang ke GBK demi menyaksikan laga kedua. Ditambah pertandingan digelar di akhir pekan, ratusan ribu orang datang menyerbu Senayan -- walaupun hanya sekitar 88 ribu yang bisa masuk sesuai distribusi tiket dari AFC.Di atas lapangan, perjuangan Bambang Pamungkas cs membayar pengorbanan fans setianya. Pantang menyerah, determinasi tinggi dan fighting spirit membuat Arab Saudi kerepotan dibuatnya.Sayang seribu sayang. Tinggal beberapa detik sebelum pertandingan usai, tim tamu mencetak gol keduanya. Indonesia pun kalah 2-1.Pertandingan memasuki menit 93 saat GBK mendadak senyap, gol tandukan Saat Al Harthi membungkam puluhan ribu suporter beratribut merah-putih. "S***t!!", umpatan pelan reporter bule yang duduk bersebelahan dengan detiksport di tribun penonton terasa begitu nyaring.Tapi dalam hitungan detik GBK kembali bergemuruh. Tepuk tangan terdengar membahana, yel-yel pembakar semangat kembali berkumandang, juga lengkingan terompet yang terdengar satu-dua. Tak peduli timnya tertinggal dengan sisa waktu yangs sangat sedikit, dukungan tak berhenti mengalir.Koor masal itu tak berhenti bahkan setelah peluit panjang ditiupkan wasit dan papan skor menunjuk angka 2-1 buat Arab Saudi. Suporter terus memberikan tepuk tangan panjang buat tim kesayangannya yang telah tampil membanggakan.Kecewa sudah pasti. Tapi pendukung Merah Putih tak mau melihat pemain kebanggaannya merasakan duka mendalam. Sebuah bentuk kecintaan ditunjukkan fans merah putih dengan terus memberi tepuk tangan panjang hingga beberapa menit usai pertandingan.Tak cukup sampai di situ, ratusan suporter dengan setia menunggu timnas keluar dari area GBK. Lagi-lagi sebuah bukti kecintaan pada timnas ditunjukkan dengan membentuk formasi guard of honour seadanya yang mengiringi kepergian bis yang ditumpangi pemain -- juga sambil memberi tepuk tangan. Sayang, romantisme pasukan Ivan Kolev dengan suporter setianya tidak happy ending kali ini. Tapi selama rasa cinta terus ditunjukkan para suporter, segala hambatan berpeluang diatasi bersama. Bukankah cinta bisa mengalahkan segalanya? Foto: Suporter Indonesia saat mendukung tim kesayangannya bertanding melawan Arab Saudi. Mendukung tanpa syarat. (AFP/Adek Berry) (din/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads