Iran Bangkit dari Kekalahan

Piala Asia

Iran Bangkit dari Kekalahan

- Sepakbola
Minggu, 15 Jul 2007 20:29 WIB
Iran Bangkit dari Kekalahan
Kuala Lumpur - Iran bangkit dari ketinggalan dua gol dan berhasil memungut satu poin dari pertandingan keduanya di Grup C, di Bukit Jalil National Stadium, Malaysia. Skor akhir melawan Cina adalah 2-2.Pertandingan antara dua tim favorit di grup ini, Minggu (15/7/2007), berlangsung menarik berkat penampilan impresif Cina di babak pertama sebelum nama-nama top Iran meresponsnya dengan kelas mereka di 45 menit kedua.Shao Jiayi dan Mao Jiangin memberi Cina keunggulan 2-0 sampai menit ke-33 sebelum Ferydoon Zandi memperkecil skor menjelang turun minum. Lalu, di pertengahan babak kedua Javad Nekounam menyamakan kedudukan.Hasil ini menjadikan Cina dan Iran sama-sama mengantongi nilai empat dari dua pertandingan. Sebelumnya Cina menang telak 5-1 atas Malaysia, dan Iran mengalahkan Uzbekistan 2-1.Uzbekistan, walaupun bercokol di peringkat tiga klasemen sementara, masih berpeluang lolos karena sudah memperoleh tiga poin hasil kemenangan 5-0 atas Malaysia, yang dipastikan tersingkir. Gol pertama yang dicetak Shao lahir di menit ketujuh melalui tendangan bebas. Kiper Iran Hassan Roudbarian sempat menyentuh bola yang melewati pagar hidup timnya, tapi tidak cukup untuk membelokkannya. Cina menggandakan keunggulannya setelah umpan silang Zheng Zhi diterima Mao dengan bebas, meninggalkan bek kanan Iran Mehdi Mahdavikia yang jauh dari posisinya. Dari jarak 10 meter Mao berhasil menggetarkan gawang Roudbarian. Tertinggal 0-2 Iran makin bernafsu menyerang. Sundulan Vahid Hashemian dari crossing Mahadavikia masih dapat ditepis kiper Li Leilei, sementara tembakan Mahdavikia di menit 43 juga dimentahkan Li. Baru di menit akhir babak pertama upaya Iran menemui hasilnya. Free kick Mahdavikia diterima Zandi, yang kemudian melepaskan tendangan lengkung dari jarak 22 meter ke pojok gawang Cina. Di babak kedua Cina tampak berusaha mengamankan kemenangannya dan mulai bermain defensif. Namun strategi ini malah tidak ampuh. Di menit 72 Iran dapat membongkar pertahanan Cina melalui sundulan Nekounam. Foto: Kapten Iran Mehdi Mahdavikia (kiri) bertarung keras melawan pemain Cina Mao Jiangin dalam pertandingan Grup C di Kuala Lumpur. (AFP/Tengku Bahar) (a2s/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads