Piala Asia
Airmata Al Harthi, Airmata Indonesia
Minggu, 15 Jul 2007 19:03 WIB
Jakarta - Kalau saja Saad Al Harthi tidak masuk, mungkin ceritanya lain. Tapi airmata Indonesia telah tumpah di Stadion GBK kemarin, sebagaimana Al Harthi juga menangis.Hingga memasuki injury time, dalam pertandingan hari Sabtu (14/7/2007) malam, Indonesia masih mampu menahan Arab Saudi di angka 1-1. Satu poin pun sudah membayang, yang berarti peluang lolos ke perempatfinal lebiih besar.Namun di menit 93, dari sebuah free kick di sektor kiri pertahanan Indonesia, Al Harthi melompat tinggi untuk menyambut bola lambung di mulut gawang Yandri Pitoy.Penyerang bernomor punggung 11 itu, yang baru diturunkan di menit 89, berhasil mengalahkan lompatan Richardo Salampessy dan Charis Yulianto. Tandukannya pun menggetarkan gawang Yandri, sekaligus menenggelamkan asa 88 ribu publik Senayan.Al Harthi mengaku menangis atas gol pentingnya itu. Bahkan ia menangis untuk kedua kalinya berturut-turut. Bedanya, tangisan pertamanya muncul ketika ia gagal menuntaskan sebuah peluang emas di injury time saat Arab bermain 1-1 melawan Korea Selatan. "Ya, saya menangis lagi," kata penyerang klub Al Nasr itu dilansir situs resmi AFC Asian Cup. "Saya tidak menyangka bisa mencetak gol. Rekan-rekan membantu saya keluar dari rasa putus asa karena menghilangkan peluang melawan Korea."Mengenai proses gol tersebut pria berusia 24 tahun itu, yang tinggi badannya "hanya" 173 cm, mengatakan, adalah normal seorang striker berada di kotak penalti lawan, apalagi saat menunggu sebuah tendangan bebas."Saya berpikir mungkin bola itu bisa memberi kami kemenangan. Ternyata saya beruntung. Bola melayang bagus di kotak dan saya melompat untuk menyambarnya. Ini kemenangan yang luar biasa dan kami layak memperolehnya." (a2s/lom)










































