Demo PSSI Berakhir Tetap Tanpa Tiket
Selasa, 17 Jul 2007 19:57 WIB
Jakarta - Aksi demonstrasi yang dilakukan suporter yang tidak memperoleh tiket pertandingan Indonesia-Korea Selatan berakhir. Namun tiket yang mereka cari tetap tak tersedia lagi.Setelah lama menunggu pengurus PSSI keluar dari kantornya di kompleks Stadion Gelora Bung Karno, para demonstran hanya ditemui ketua bidang keamanan Piala Asia di Jakarta, Ashar Suryobroto. Ashar menemui mereka sekitar pukul 17.52 WIB, tak lama setelah dua truk polisi datang dan langsung memagari pintu kantor PSSI yang sebelumnya telah "dikepung" para suporter.Dalam pernyataannya Ashar mengatakan, apapun keinginan dan unek-unek pendemo akan disampaikan kepada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Tapi ia tidak menjamin apa-apa karena kompetensinya bukanlah mengurus tiket. "Saya juga merasa kasihan Saudara-Saudara tidak dapat tiket. Kalau saya punya, saya kasih deh semuanya," cetusnya di depan ratusan pengunjuk rasa. Seorang pendemo sempat mengungkapkan kekecewaannya karena sempat melihat calo memiliki tiket dan menjualnya dengan harga tinggi. "Kalau ada, tangkap dan gebukin saja," jawab Ashar. Setelah berdiskusi, kerumuman suporter tersebut mulai dapat digiring keluar areal parkir markas PSSI sekitar pukul 18.04 WIB, dan setengah jam kemudian mereka berangsur-angsur bubar, walaupun sebagian masih nongkrong-nongkrong di sekitar lokasi. Dari kejadian ini mobil yang diduga milik pengurus teras PSSI, yakni M. Zein dan Rusdi Taher, mengalami kerusakan kecil karena diduduki dan "dijahili" pendemo. Tiket pertandingan Indonesia-Korea hari Rabu (18/7/2007) besok dinyatakan telah habis untuk kategori 3 & 4. Kabarnya tiket kelas 1 & 2 masih tersedia dan akan dijual di hari H. Namun isu ini pun terkesan masih simpang siur. (a2s/key)











































