Peluang Bahrain, Nasib Indonesia
Rabu, 18 Jul 2007 11:08 WIB
Jakarta - Indonesia memang sebaiknya menentukan nasibnya sendiri saat menghadapi Korea Selatan. Tapi pengaruh pihak lain juga bisa menentukan. Bagaimana peluang Bahrain?Pada laga terakhir di Grup D, Indonesia lolos jika berhasil mengalahkan Korea di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (18/7/2007) sore ini. Namun jika Ponaryo Astaman cs bermain imbang, maka nasib Indonesia ditentukan oleh hasil Bahrain versus Arab Saudi di Palembang.Jika pertandingan kedua negara teluk tersebut dimenangi Arab, maka Indonesia hanya butuh imbang dari Korea. Meski demikian ada baiknya melihat peluang Bahrain. Pelatih Bahrain, Milan Macala menyatakan skuadnya harus mengejar kemenangan karena tak ingin menggantung hasil dari pertandingan lain. Ia tak ingin seperti Qatar yang akhirnya tersingkir setelah kalah 1-2 dari Uni Emirat Arab di Grup B.Hasil imbang seharusnya sudah membawa Qatar ke perempat final, namun di luar dugaan saat bertahan UEA berhasil mencuri gol di menit terakhir. Sedangkan tuan rumah Vietnam, meski kalah 1-4 dari Jepang akhirnya menemani juara bertahan ke perempat final. "Kami akan bermain mengejar tiga poin. Kami tidak dapat bermain dengan hanya mengejar hasil imbang dan menunggu hasil pertandingan lain karena kami semua melihat apa yang terjadi kemarin dalam pertandingan Qatar melawan Uni Emirat Arab," kata Macala."Tak selalu bagus menunggu hasil pertandingan lain dan saya banyak pengalaman dengan situasi seperti ini. Banyak spekulasi Qatar akan menang melawan Uni Emirat Arab, tapi semua melihat apa yang terjadi," ujarnya seperti dilansir situs resmi turnamen ini.Kedua tim memang memiliki rivalitas sebagai negara di jazirah Arab. Dari 15 kali pertemuan kedua tim, Arab Saudi masih lebih unggul dibandingkan dengan Bahrain. Arab Saudi tercatat sembilan kali menang, empat kali draw, dan dua kali kalah. Namun pelatih Milan Macala tampaknya sangat mengenal kekuatan Arab Saudi. Ia memiliki peran penting ketika dia mampu membawa Arab Saudi hingga ke semifinal Piala Konfederasi 1999. Arab Saudi saat ini memimpin klasemen Grup D ini dan mereka hanya butuh minimal hasil imbang melawan Bahrain untuk lolos. (key/a2s)











































