Pelatih Cina Enggan Mundur

Piala Asia

Pelatih Cina Enggan Mundur

- Sepakbola
Kamis, 19 Jul 2007 17:08 WIB
Pelatih Cina Enggan Mundur
Kuala Lumpur - Kegagalan Cina menembus babak perempatfinal menuai tuntutan mundur buat pelatih Zhu Guanghu. Terhadap ketidaksuksesan itu, Guanghu meminta maaf walau enggan digeser keluar.Kalah dengan skor mencolok 0-3 dari Uzbekistan di laga ketiga membuat Cina harus mengepak koper lebih dini. Sebagai negara dengan sepakbola tangguh di wilayah Asia, hasil yang dicapai negeri Tirai Bambu itu jelas sangat jauh dari memuaskan. Apalagi hasil di Piala Asia kali ini merupakan prestasi terburuk Cina dalam Piala Asia selama 27 tahun terakhir.Tak ayal, media Cina pun mulai mendesak dicopotnya Guanghu dari kursi kepelatihan. "'Raksasa saat bicara, kerdil saat bertindak' adalah cara menggambarkan Guanghu," tulis editorial Beijing Times seperti dikutip AFP."Mereka bermain dengan kacau dan terlihat seperti sekumpulan orang bodoh yang menderita skizofrenia," demikian Beijing Youth Daily menilai pemain permainan tim nasional Cina.Walau desakan pers kian deras, Guanghu tidak mau turun dari tampuk kepelatihan begitu saja. "Saya tidak akan meninggalkan sepakbola," tegas dia."Kami akan lihat bagaimana nanti saja saat kami sudah kembali ke rumah (Cina). Pemain kami perlu lebih dewasa dan staf pelatih kami harus belajar dari kegagalan ini," imbuh Guanghu.Pelatih itupun menunjuk absennya tiga pemain pilar sebagai salah satu alasan kegagalan walau tidak mau menjadikannya sebuah alasan belaka. Faktanya, kapten Zheng Zhi dan bek tengah Li Weifeng memang terkena larangan bermain sementara kiper Li Leilei dibekap cedera."Kehilangan dua pemain sekaligus kiper sangat sulit buat kami. Kami benar-benar kehilangan mereka," ujar Zhu."Saya bertanggung jawab untuk hasil ini dan minta maaf kepada fans. Saya harap para pemain bisa belajar dari sini. Ini pelajaran yang baik untuk masa depan," pungkas dia. (krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads