Piala Asia untuk Bocah Korban Bom

Piala Asia untuk Bocah Korban Bom

- Sepakbola
Senin, 30 Jul 2007 00:39 WIB
Piala Asia untuk Bocah Korban Bom
Jakarta - Cerita-cerita pilu di Baghdad turut pula menjadi motivasi Irak untuk bertarung habis-habisan demi merengkuh Piala Asia, dan hal tersebut terwujud di Jakarta.Striker yang juga kapten Irak, Younis Mahmoud, mengungkapkan motivasi khusus itu usai timnya mengalahkan Arab Saudi 1-0 di final, Minggu (29/7/2007), sekaligus menjuarai Piala Asia untuk pertama kalinya.Dikatakan Younis, pencetak gol tunggal tersebut, ia dan rekan-rekannya amat tersentuh oleh tragedi dua bom mobil yang meledak di negaranya, tak lama setelah "Singa Mesopotamia" menyingkirkan Korea Selatan di semifinal.Dalam insiden yang menewaskan 50 orang itu, seorang bocah berusia 12 tahun ikut dijemput maut, yang meninggal dalam dekapan ibunya di daerah Mansour."Anak itu terbaring di depan ibunya. Sang ibu tidak menangis tersedu-sedu, tapi ia berkata 'Saya persembahkan anakku sebagai sebuah pengorbanan untuk tim nasional Irak'... Jadi, kami memang harus menang," cerita Younis usai pertandingan dikutip AFP.Selain untuk bocah yang malang itu, kemenangan Irak juga didedikasikan untuk salah seorang staf fisio tim, yang turut menjadi korban. Ia tewas saat mempersiapkan diri bergabung dengan skuad Jorvan Vieira. "Kami punya staf, namanya Anwar. Dia staf fisio kami. Dia berada di Baghdad untuk mengambil tiket dan bergabung dengan kami," tutur pelatih asal Brasil itu."Dia dalam perjalanan dan meninggal dalam ledakan sebuah bom. Ia meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Semua orang menyukai dia dan saya tak pernah berkesempatan bertemu dengannya. Tapi saya melihatnya di televisi dan piala ini kami tawarkan untuk Anwar."Seluruh anggota tim Irak bertanding sambil mengenakan ban hitam di lengan, sebagai simbol simpati pada korban tewas dari tragedi tersebut.Foto: Kapten Irak Younis Mahmoud mengangkat tropi Piala Asia. (Setpres-Dudi Anung) (a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads