Iran Boikot Drawing Piala Dunia 2026

Iran Boikot Drawing Piala Dunia 2026

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 29 Nov 2025 11:00 WIB
TEHRAN, IRAN - MARCH 25: Players of Iran celebrate after the 2026 FIFA World Cup Asian Qualifiers Group A game between Iran and Uzbekistan at Azadi Stadium on March 25, 2025 in Tehran, Iran. Irans national football team celebrated after securing qualification for the 2026 FIFA World Cup with a 2-2 draw against Uzbekistan. (Photo by Fatemeh Bahrami/Anadolu via Getty Images)
Timnas Iran boikot drawing Piala Dunia 2026. (Anadolu via Getty Images/Anadolu)
Teheran -

Drawing fase grup Piala Dunia 2026 akan diadakan awal Desember. Timnas Iran sudah memboikot duluan acara tersebut. Kenapa?

Drawing tersebut akan digelar di Kennedy Center, Washington, Jumat (5/12). Bakal ada 42 negara yang sudah memastikan tiket putaran final dan sisa enam slot yang diperebutkan.

Tiga tuan rumah, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai unggulan pertama sudah ditempatkan di Grup A, B, dan D. Nantinya 42 perwakilan federasi masing-masing negara akan terbang ke AS untuk mengikuti drawing itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, satu negara dipastikan tidak akan hadir yakni Iran. Menurut laporan kantor berita Iran, IRNA, Federasi Sepakbola Iran memutuskan memboikot acara pengundian itu.

ADVERTISEMENT

Menurut juru bicara federasi Amir-Mahdi Alavi, hal ini dilakukan karena pemerintah AS menolak visa sejumlah delegasi Iran yang akan berangkat ke sana.

Alavi menyebut pihaknya sudah menghubungi FIFA untuk meminta solusi atas permasalahan itu. Sampai saat ini, FIFA menolak berkomentar.

Iran memang jadi salah satu dari 12 negara yang masuk daftar hitam Presiden AS Donald Trump. Suporter-suporter dari negara tersebut dilarang memasuki AS.

Dalam daftar itu, ada Haiti yang pekan lalu baru saja memastikan tiket Piala Dunia. Trump menjanjikan tidak akan mempersulit visa masuk untuk anggota tim seperti atlet, pelatih, staf pelatih, dan yang masih berkaitan dengan tim.

Tapi, belum diketahui apakan keistimewaan itu akan berlaku saat sesi drawing atau tidak. Delegasi Iran nantinya akan dipimpin presiden federasi Mehdi Taj, salah satu pejabat senior di federasi sepakbola Asia dan juga anggota dari dua Komite FIFA.




(mrp/pur)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads