Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Masa: Mesir Paling Dominan!

Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Masa: Mesir Paling Dominan!

Salamah Harahap - Sepakbola
Rabu, 24 Des 2025 11:40 WIB
Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Masa: Mesir Paling Dominan!
Timnas Mesir peraih trofi Piala Afrika paling banyak sejauh ini. Foto: Stringer/Anadolu via Getty Images
Jakarta -

Piala Afrika atau Africa Cup of Nations (AFCON) merupakan turnamen sepakbola paling prestisius di Benua Afrika. Ajang ini mempertemukan tim nasional, bukan klub, sejak pertama kali digelar pada 1957.

Sepanjang sejarahnya, Piala Afrika telah melahirkan banyak juara dan dinasti kuat. Mesir, Kamerun, hingga Nigeria tercatat sebagai negara yang paling sering mengangkat trofi. Lantas, siapa yang paling dominan?

Sejarah Singkat Piala Afrika

Perhelatan sepakbola terbesar Afrika ini sempat mengalami beberapa perubahan format.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piala Afrika rutin digelar dua tahun sekali sejak 1968 hingga 2012, sebelum akhirnya dipindahkan ke tahun ganjil mulai edisi 2013 demi menyesuaikan kalender FIFA dan kompetisi Eropa.

Saat ini, 24 negara ambil bagian di putaran final AFCON, menjadikannya salah satu turnamen antarnegara paling kompetitif di dunia.

ADVERTISEMENT

Daftar Negara Juara Piala Afrika Terbanyak Sepanjang Masa

Berikut daftar negara dengan koleksi gelar juara Piala Afrika terbanyak:

  1. Mesir - 7 kali
  2. Kamerun - 5 kali
  3. Ghana - 4 kali
  4. Pantai Gading - 3 kali
  5. Nigeria - 3 kali
  6. Republik Demokratik Kongo - 2 kali
  7. Aljazair - 2 kali
  8. Zambia - 1 kali

Selain Zambia, beberapa negara lain juga pernah satu kali menjadi juara, yakni Tunisia, Senegal, Afrika Selatan, Ethiopia, Maroko, Sudan, dan Kongo.

Mesir Raja Piala Afrika

Mesir menjadi tim tersukses sepanjang sejarah AFCON dengan total 7 gelar juara, diraih pada tahun 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, dan 2010.

Dominasi The Pharaohs semakin terasa karena mereka sempat mencatat tiga gelar beruntun pada 2006-2010.

Kesimpulan

Piala Afrika tak hanya menyajikan persaingan ketat, tetapi juga mencerminkan kekuatan tradisional sepakbola Afrika. Hingga kini, Mesir masih berdiri sebagai penguasa, meski negara-negara lain terus mendekat dan siap mematahkan dominasi tersebut.

(krs/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads