Jelang Liga Champions
Debut Maut Sevilla
Selasa, 18 Sep 2007 12:20 WIB
London - Sevilla boleh saja menjadi juara Piala UEFA dua musim terakhir, tapi di Liga Champions mereka baru akan menjalani debut yang sayangnya berpotensi mendatangkan maut.Sebagai klub papan tengah Liga Spanyol, Sevilla baru musim ini lolos ke babak fase grup Liga Champions. Duduk di posisi tiga klasemen musim lalu, Rojiblancos harus melewati kualifikasi III sebelum lolos ke babak utama.Dengan lima gelar yang telah diraih dalam dua musim terakhir, pasukan Juande Ramos disebut-sebut bakal jadi kuda hitam musim ini. Jika melihat lawan-lawan di Grup H, prediksi itu mungkin saja terjadi. Tapi langkah awal Sevilla dipastikan sulit karena harus bertandang ke Emirates Stadium, Kamis (20/9/2007) dinihari WIB.Di kompetisi lokal dan Piala UEFA Sevilla terhitung cukup konsisten, saat ini duduk di posisi dua klasemen La Liga. Namun Liga Champions adalah hal yang benar-benar baru buat mereka, apalagi The Gunners dalam beberapa musim terakhir juga sangat menjanjikan di Eropa dengan menjadi finalis dua musim lalu."Saya harap kami siap, teorinya kami adalah dua kali pemenang Piala UEFA. Kami akan melihat hal itu di pertandingan-pertandingan pertama untuk mengetahui seberapa siap kami," ungkap Juande Ramos di situs UEFA.Dari kubu Arsenal, kehilangan Thierry Henry yang diprediski bakal menggerus banyak kekuatan ternyata tidak terbukti. Justru sebaliknya, pasukan Arsene Wenger tak lagi bergantung pada satu orang yang membuat individu-individu lainnya menjadi lebih memiliki peran. Hasilnya adalah belum terkalahkan di lima laga Premiership dan hak atas tahta sementara klasemen Liga Primer. Catat pula raihan menjanjikan yang diarih Arsenal dalam tiga musim terakhir yang tak pernah menelan kekalahan kandang di Liga Champions. Tim terakhir yang membawa pulang poin maksimal dari kandang Arsenal adalah Inter Milan di fase grup musim 2003/2004."Saya tahu Sevilla dengan sangat baik, dan saya pikir mereka adalah salah satu tim terbaik di Eropa," sahut Wenger mengomentari calon lawannya. (din/ian)











































