Dendam, Rusia Jamu Inggris di Lapangan Plastik

Kualifikasi Euro 2008

Dendam, Rusia Jamu Inggris di Lapangan Plastik

- Sepakbola
Selasa, 09 Okt 2007 07:12 WIB
Dendam, Rusia Jamu Inggris di Lapangan Plastik
Moscow - Rusia berniat membalas kekalahan 0-3 atas Inggris bulan lalu. Demi mewujudkan hal itu The Three Lions akan dipaksa bermain di lapangan dengan rumput buatan.Rusia dijadwalkan akan menjamu Inggris dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2008 pada 17 Oktober mendatang. Kini laga yang bakal digelar di Stadion Luzhniki Olympic itu mengundang kontroversi seputar rumput di permukaan lapangan.Rumput sintetis di Rusia bukan barang baru, karena suhu udara yang sering berada di bawah nol rumput buatan jelas lebih baik dibanding rumput asli yang lebih mudah rusak. Namun yang membuat FA berang adalah keputusan Asosiasi Sepakbola Rusia (RFF) yang membatalkan penggunaan rumput asli pada lapangan tersebut karena Rusia ingin membalas dendam atas kekalahan 0-3 di ajang sang sama bulan lalu."Setelah kekalahan di Wembley merekea bilang kalau mereka akan bermain dilapangan tersebut," ungkap Michael Davis, jurubicara Fieldturf, perusahaan yang memasang rumput sintetis itu seperti diberitakan BBC, Selasa (9/10/2007)."Pihak Rusia sebelumnya sudah sepakat untuk menggunakan rumput baru (yang asli), tapi hasil pertandingan di Wembley mengubah itu semua," lanjut Davis.Saat dikonfirmasi soal hal tersebut pihak stadion Luzhniki Olympic membantahnya. Mereka menyangkal kalau sebelumnya ada rencana untuk mengganti rumput stadion namun berubah setelah kekelahan atas Inggris."Tidak pernah ada rencana untuk menanam rumput baru. Rumput sintetis yang lama masih bagus. Kami baru akan menggantinya akhir April mendatang, itu sesuai permintaan UEFA untuk persiapan Liga Champion," ungkap juru bicara itu.Penggunaan rumput sintetis disebut-sebut bakal mengguntungkan pihak tuan rumah yang sudah terbiasa dengan kondisi tersebut, dan sebaliknya sangat merugikan Inggris yang belum pernah menggunakannya. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads