McClaren Diejek, Didukung, 'Digantikan' Mourinho
Jumat, 19 Okt 2007 00:19 WIB
London - Seperti biasa, kekalahan melahirkan banyak pemberitaan tak enak. Steve McClaren pun mengalaminya setelah Inggris dikalahkan Rusia 1-2 dalam lanjutan kualifikasi Euro 2008."Kick Him Into Touch". Demikian cara tabloid The Sun mereaksi hasil pertandingan tersebut. Foto kepala McClaren sang pelatih dimasukkan ke dalam gambar bola rugby, merujuk pada tim rugby Inggris yang hari Sabtu besok akan menghadapi Afrika Selatan di final kejuaraan dunia.Daily Mirror di halaman belakangnya memasang foto Wayne Rooney yang menyebabkan Inggris diganjar hukuman penalti, yang kemudian melahirkan gol penyama rusia. Foto itu diberi judul besar "Plastic Bullet" alias "Peluru Plastik".Pers Inggris umumnya menuangkan kekewaan besar atas kekalahan tersebut. Soalnya, kans "Tiga Singa" untuk lolos ke putaran final tahun depan menjadi kecil. Mereka tinggal menyisakan partai berat melawan Kroasia, sedangkan Rusia punya dua laga sisa."Semua Sudah Selesai, Mac," tulis koran Daily Mail, seakan-akan menjatuhkan semua kesalahan pada pelatih yang meneruskan Sven Goran Eriksson pasca Piala Dunia 2006 itu. Meski dihujat media massa, namun FA tetap menenangkan mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United itu. "Steve memiliki dukungan dari kami. Tapi tugas kita adalah fokus pada Kroasia," tukas ketua eksekutif FA Brian Barwick. Tapi dukungan Barwick mungkin akan lain ceritanya jika Inggris benar-benar gagal lolos ke Austria-Swiss. McClaren bisa jadi akan diberhentikan alias dipecat, dan figur baru akan disodorkan.Di beberapa bursa taruhan telah muncul beberapa nama kandidat pengganti McClaren. Yang berada di urutan teratas daftar tersebut tak lain tak bukan adalah Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal ini sudah begitu populer di mata orang Inggris berkat sepak terjang dan kontroversi sosoknya bersama Chelsea, sampai meninggalkan Stamford Bridge bulan lalu.Selain Mourinho, nama-nama lain yang masuk bursa antara lain Martin O'Neill (pelatih Aston Villa), Luis Felipe Scolari (timnas Portugal), Arsene Wenger (Arsenal), dan Guus Hiddink (timnas Rusia). (a2s/a2s)











































