Tjaronn Chery, pemain asal Suriname, bisa kembali berlatih di NEC Nijmegen. Sebelumnya ia juga sempat tersandung masalah Paspoortgate di Belanda.
Menurut laporan De Telegraaf, Chery kembali terlihat di lapangan NEC. ia sudah kembali beraktivitas seperti biasanya.
π©πππ to work π
Onze aanvoerder mag per direct weer aan de slag voor N.E.C. π#EXCNEC pic.twitter.com/9SLtkbl4FSβ N.E.C. Nijmegen (@necnijmegen) April 2, 2026SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NEC juga bikin unggahan di media sosialnya soal Chery. "Kembali bekerja. Kapten kami sudah bisa langsung kembali bertugas untuk NEC," tulis klub asal Nijmegen tersebut.
Chery sebelumnya juga tersandung masalah Paspoortgate di Belanda. Ia dipermasalahkan status kewarganegaraannya di Eredivisie.
Menurut Voetbal Primeur, Chery kini sudah mendapat stiker Uni Eropa di paspornya. Artinya, ia sudah mendapat izin tinggal dan kerja sementara di Belanda.
Paspoortgate juga mendera pemain Timnas Indonesia di Belanda. Dean James, Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Justin Hubner (Fortuna Sittard), dan Tim Geypens (Emmen) tak bisa berlatih di klub masing-masing.
Kasus ini bermula saat NAC Breda melaporkan Dean James, pemain Indonesia yang membela Go Ahead Eagles. James dianggap tak layak dimainkan Eagles karena sudah pindah warga negara dari Belanda ke Indonesia.
Syarat administrasi James dipermasalahkan NAC Breda, yang kalah 0-6 di laga tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu dianggap butuh izin kerja baru hingga gaji yang sesuai standar pemain Non-Eropa, yang belum diurus klub atau si pemain sendiri.
NAC Breda lantas mengadu ke KNVB, dan menuntut laga diulang. KNVB merespons dengan menerima aduan itu. Meski takkan mengulang pertandingan, penyelidikan soal Dean James berlanjut dan kini dampaknya makin melebar.
Dean James dan pemain diaspora Indonesia lainnya diparkir klub masing-masing. Mereka bahkan tak boleh berlatih sementara di klub.
(yna/rin)











































