Justin Hubner membuat Lewis Holtby cedera dengan terjangan kakinya. Insiden ini memantik perdebatan soal penggunaan shin pads (pelindung tulang kering) mini.
Laga Eredivisie antara Fortuna Sittard kontra NAC Breda akhir pekan lalu diwarnai insiden pada menit ke-38. Hubner menerjang kaki Holtby dalam duel perebutan bola di kotak penalti.
Dalam tayangan ulang terlihat Hubner menyentuh bola di udara lebih dulu. Apes, kakinya kemudian menghantam tulang kering Holtby yang terangkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terjangan dari Hubner membuat tulang kering Holtby mengalami luka robek yang besar, hingga terlihat jaringan di dalamnya. Pemain berusia 35 tahun itu tak bisa melanjutkan pertandingan dan ditarik keluar.
Insiden antara Hubner dan Holtby jadi perbincangan panas fans di media sosial. Banyak yang menyoroti Holtby karena menggunakan shin pads mini, sehingga tidak melindungi tulang keringnya secara keseluruhan.
Banyak fans menilai cedera Holtby bisa diantisipasi apabila dia menggunakan shin pads berukuran normal. Penggemar pun mengkritik tren pesepakbola yang lebih memilih memakai shin pads mini di lapangan.
"Shin pads mini adalah lelucon. Mereka tidak memberikan perlindungan sama sekali. Klub menghabiskan jutaan untuk pemain dan kemudian membiarkan mereka mengambil risiko cedera serius seperti ini hanya demi peningkatan kemampuan mengontrol bola," seorang fans menuliskan di X.
"Itulah mengapa pemain tak boleh mengenakan pelindung tulang kering yang kecil," satu penggemar lainnya mengomentari cedera Holtby.
π¨ πππ π¬π’π¨ ππ‘π’πͺ: Lamine Yamal wears extremely tiny shin pads.
β The Touchline | π (@TouchlineX) April 7, 2026
This allows him to move around with greater ease. pic.twitter.com/j4aarDvE2H
Aturan FIFA Law 4 menyebut shin pads adalah peralatan wajib untuk pesepakbola yang dirancang untuk perlindungan yang wajar. Shin pads harus tertutup sepenuhnya oleh kaus kaki, terbuat dari bahan yang sesuai, dan memberikan tingkat perlindungan yang wajar.
Sejak awal penggunaannya, shin pads didesain berukuran besar untuk sepenuhnya melindungi tulang kering pemain. Namun penggunaan shin pads mini mulai marak dalam beberapa tahun terakhir.
Menukil All Football App, penggunaan shin pads mini dipopulerkan oleh Jack Grealish sejak masih membela Aston Villa. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan, serta demi meningkatkan keleluasaan dalam bergerak.
Penggunaan shin pads mini ala Grealish kemudian ditiru beberapa pemain lain seperti Naby Keita, Dominic Calvert-Lewin, dan Trent Alexander-Arnold. Bintang-bintang muda saat ini seperti Lamine Yamal dan Florian Wirtz juga mengikuti tren tersebut.
(bay/krs)











































