Presiden Rasis, Pemain Keluar, Sponsor Pergi
Sabtu, 03 Nov 2007 18:22 WIB
Brussels - Seorang pemain FC Brussels bernama Zola Matumona hengkang karena merasa dilecehkan secara rasial oleh presiden klub. Kontrak klub Belgia itu dengan sponsor pun diputus.Diungkapkan oleh pengacara Matumona, pemain asal Kongo itu terpaksa keluar karena perlakuan rasis dan gejala xenophobia (ketakutan terhadap orang asing) yang ditunjukkan oleh Presiden FC Brussels Johan Vermeersch di hadapan para pemain dan staf klub. Masih dari versi Matumona, Vermeersch suatu saat memarahi pemain karena tampil buruk. Di sela-sela kemarahan itu, Vermeersch secara khusus meminta Matumona berpikir mengenai hal-hal lain selain "pohon dan pisang".Insiden ini langsung membawa kerugian bagi FC Brussels. KIA, produsen mobil asal Korea Selatan, sontak memutuskan kontrak sponsor dengan klub yang bermarkas di Stadion Edmond Machtens itu. Padahal kontrak dari KIA bernilai lumayan, sekitar 160.000 euro per tahun."KIA Motors tidak mau citranya dihubungkan dengan hal seperti itu (rasisme)," tutur Marc Coopmans, manajer komunikasi KIA Motors Belgia, seperti dilansir AFP.Vermeersch lantas melakukan pembelaan diri. Seperti yang dikatakannya di situs resmi klub, menyangkal pernah membuat komentar rasis. "Namun apabila seseorang merasa terluka atas kata-kata saya, saya menyesal karena saya tidak pernah bermaksud begitu," ucap Vermeersch.Di Liga Belgia musim 2007/2008, FC Brussels memang kurang berprestasi. Hingga 11 pertandingan yang sudah dilalui, Brussels baru mengumpulkan tujuh poin hasil dari dua kali menang, satu imbang, dan kalah delapan kali. Selisih gol mereka pun menyedihkan, minus 13 gol. (arp/arp)











































